News

  • Warga Bantu Polisi Ungkap Narkoba, Polres Jakpus Beri Penghargaan

    Warga Bantu Polisi Ungkap Narkoba, Polres Jakpus Beri Penghargaan

    Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat memberikan penghargaan kepada anggota yang sigap menindaklanjuti informasi dari masyarakat hingga berujung pada pengungkapan kasus peredaran narkotika. Apresiasi juga diberikan kepada warga yang berperan aktif menyampaikan informasi awal kepada kepolisian.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian masyarakat dan kesiapsiagaan anggota di lapangan dalam merespons setiap informasi yang masuk.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli dan berani memberikan informasi kepada kepolisian. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi Jaga Jakarta, di mana warga dan kepolisian bergerak bersama menjaga lingkungan dari ancaman peredaran narkotika,” ujar Reynold.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam apel yang dipimpin langsung Kapolres di Lapangan Merah Mako Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan itu dihadiri Wakapolres Metro Jakarta Pusat, pejabat utama, serta para kapolsek jajaran.

    Adapun pemberian penghargaan ini berawal dari pengungkapan peredaran narkotika setelah adanya laporan masyarakat yang diterima polisi. Informasi tersebut kemudian direspons cepat oleh personel Polres Metro Jakarta Pusat hingga pelaku penjualan narkotika yang berkedok usaha ikan hias berhasil diamankan.

    Reynold menegaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kecepatan anggota dalam menindaklanjuti laporan warga. Menurut dia, sinergi seperti itu harus terus diperkuat agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit.

    “Penghargaan ini juga kami berikan kepada anggota yang sigap merespons informasi masyarakat. Kecepatan dan kepekaan personel di lapangan menjadi kunci agar setiap laporan bisa segera ditindaklanjuti secara tepat,” katanya.

    Adapun anggota yang menerima penghargaan yakni Ipda Arief Huda Akbar, S.H., Ipda Bambang Nugroho, S.H., Aiptu Sumindar, Aipda Agustinus Widiarso, dan Bripda Haris Prayogo. Sementara dari unsur masyarakat, penghargaan diberikan kepada Mardiyanto yang dinilai berperan aktif menyampaikan informasi awal kepada kepolisian.

    Bagi Polres Jakpus, semangat Jaga Jakarta tidak hanya menjadi tugas kepolisian. Peran aktif masyarakat untuk berani melapor saat mengetahui adanya dugaan tindak pidana dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat upaya pemberantasan narkotika.

  • Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz

    Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz

    Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), berinisial O.E. alias M.E., di Kampung Wuyukwi, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIT.

    O.E. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tertanggal 25 April 2024, terkait kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat dijumpai media (21/4), menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

    “Penindakan dilakukan setelah personel melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujarnya.

    Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

    Tindakan dilakukan setelah tim Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target di Kampung Wuyukwi. Saat proses penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang mengakibatkan O.E. mengalami luka tembak di bagian ketiak sebelah kanan menembus bagian badan belakang kanan.

    Kemudian pelaku berhasil diamankan dan segera dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.

    Terkait hasil penindakan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata.

    “Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.

    Perlu diketahui bahwa sebelumnya pada tanggal 27 November 2024, O.E. pernah diamankan oleh Satgas Damai Cartenz dalam kasus yang sama, namun bersangkutan melarikan diri saat situasi di lapangan sedang fokus pada penanganan konflik perang suku di wilayah Puncak Jaya.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas menambahkan bahwa aparat terus melakukan evaluasi dan penguatan pengamanan dalam setiap penanganan kasus.

    “Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.

    “Penindakan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan terus mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah,” katanya.

    Satgas Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, serta turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat. Satgas akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum secara profesional, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya tetap kondusif.

  • Polda Metro Jaya Ungkap Lab Vape Etomidate di Tangerang, Sita Ribuan Cartridge, 380.996 Jiwa Terselamatkan

    Polda Metro Jaya Ungkap Lab Vape Etomidate di Tangerang, Sita Ribuan Cartridge, 380.996 Jiwa Terselamatkan

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Kabupaten Tangerang, Banten. Satu orang tersangka berinisial CK (40), warga negara Malaysia, diamankan.

    Pengungkapan dilakukan pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika. Setelah penyelidikan, polisi menemukan laboratorium yang masih berada dalam satu kawasan apartemen.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan pengungkapan ini mengindikasikan adanya produksi skala besar dengan sasaran peredaran di kalangan remaja perkotaan.

    “Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate, narkotika golongan II yang belakangan marak digunakan kaum remaja perkotaan. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kg, dapat diproduksi hingga sekitar 380.000 cartridge vape,” kata Kombes Ahmad David.

    Dari penggeledahan, polisi menyita 30 liter cairan propilen glikol, serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram, ratusan cartridge siap edar, serta peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, dan timbangan. Polisi juga mengungkap tersangka diduga telah mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum ditangkap.

    “Pembongkaran ini tergolong besar dilihat dari barang bukti yang diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, kami perkirakan 380.996 jiwa yang berpotensi kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba ini” ujar Kombes Ahmad David.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

    “Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika melalui layanan 110. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menyelamatkan generasi bangsa,” kata Kombes Budi Hermanto.

  • Dalam Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jajaran Gelar Patroli Kamtibmas dan Bakti Sosial

    Dalam Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jajaran Gelar Patroli Kamtibmas dan Bakti Sosial

    Jakarta – Polwan Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres menggelar patroli kamtibmas sekaligus bakti sosial di wilayah Jakarta Pusat, Senin (14/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung upaya Polri menjaga keamanan dan mencegah tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kegiatan ini juga dihadiri Direktur PPA PPO Polda Metro Jaya, ibu Kasetum Polda Metro Jaya, bersama ibu Kapolres metro Bekasi dan AKBP Wahyu Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Metro Jaya.

    Patroli itu dipimpin langsung Dir PPA PPO dan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni. Selain menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, jajaran Polwan juga membagikan sekitar 500 paket sembako kepada perempuan pekerja sektor informal, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga pedagang kecil.

    Dalam semangat Hari Kartini, Dir PPA PPO menyampaikan kami ingin menunjukkan bahwa Polwan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam upaya preventif dan pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar terhindar dari aksi tawuran,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa patroli ini akan terus digelar secara rutin sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya

    Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri, dengan menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Kapolres Bekasi Kombes Sumarni mengatakan perempuan masa kini adalah sosok tangguh yang tetap berjuang di tengah kehidupan sehari-hari. Karena itu, kehadiran Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi di lapangan disebut sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi.

    “Perempuan hari ini adalah Kartini masa kini. Mereka kuat, mandiri, dan memiliki peran besar dalam keluarga maupun masyarakat. Kehadiran kami bersama Polwan Polda Metro Jaya dan jajaran di sini adalah bentuk dukungan dan apresiasi,” ujar Kapolres.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan patroli dialogis di kawasan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas dan tawuran remaja. Setelah itu, rombongan melanjutkan pembagian sembako kepada komunitas pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga pedagang kecil.

    Kombes Marni menegaskan patroli kamtibmas akan terus dilakukan dengan pendekatan yang tegas namun humanis. “Perempuan bukan berarti lemah. Tetaplah semangat dalam mencari rezeki, dan kita buktikan bahwa perempuan juga bisa,” pungkasnya.

  • Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

    Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

    Jakarta – Bareskrim Polri bersama Polda jajaran kembali mengungkap tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi dalam periode 7 hingga 20 April 2026. Dalam kurun waktu 13 hari tersebut, aparat berhasil mengamankan 330 tersangka di 223 tempat kejadian perkara (TKP).

    Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, didampingi Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta dihadiri sejumlah perwakilan instansi terkait, Selasa (21/4).

    Dalam sambutannya, Wakabareskrim Polri menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional dengan mempertahankan stabilitas harga BBM dan LPG bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah dinamika global.

    Namun, ia menegaskan masih terdapat pihak-pihak yang menyalahgunakan subsidi negara untuk kepentingan pribadi.

    “Modus yang dilakukan antara lain dengan menimbun, memindahkan, mengoplos, memodifikasi tabung, memanipulasi dokumen angkutan, hingga menjual kembali dengan harga industri untuk memperoleh keuntungan berlipat,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.

    “Setiap liter BBM dan setiap tabung LPG bersubsidi yang disalahgunakan sejatinya adalah hak masyarakat kecil petani, nelayan, pedagang, sopir angkutan, dan kelompok rentan lainnya yang dirampas demi keuntungan segelintir pihak,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Polri menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di sektor energi.

    “Siapapun yang terlibat, baik pelaku lapangan, pemodal, penampung, maupun aktor di balik layar, akan ditindak tegas dan diproses hingga tuntas,” lanjutnya.

    Selain pengungkapan terbaru, sepanjang periode 2025 hingga 2026 tercatat sebanyak 65 SPBU terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, dengan rincian 46 perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan 19 masih dalam proses penyidikan.

    Akibat perbuatan para pelaku, negara mengalami kerugian, distribusi energi terganggu, dan masyarakat menjadi korban.

    “Keluhan terkait kelangkaan LPG 3 kg, kesulitan memperoleh solar subsidi, hingga antrean panjang di SPBU menjadi dampak nyata dari praktik ilegal tersebut,” ungkap Wakabareskrim.

    Dalam periode 7–20 April 2026, aparat turut mengamankan barang bukti berupa:

    • 403.158 liter solar
    • 58.656 liter pertalite
    • 8.473 tabung LPG 3 kg
    • 322 tabung LPG 5,5 kg
    • 4.441 tabung LPG 12 kg
    • 110 tabung LPG 50 kg
    • 161 unit kendaraan (R4/R6)

    Kerugian negara pada periode ini diperkirakan mencapai Rp243.069.600.800.

    Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menjelaskan, para pelaku menggunakan berbagai modus dalam menjalankan aksinya.

    “Pembelian berulang BBM subsidi dari berbagai SPBU kemudian ditimbun dan dijual kembali untuk kepentingan industri, penggunaan kendaraan modifikasi dengan tangki besar, penggunaan plat nomor palsu untuk memanipulasi barcode, serta kerja sama dengan oknum petugas SPBU untuk mendapatkan kuota,” jelasnya.

    Sementara untuk LPG, modus yang dilakukan adalah pemindahan isi tabung 3 kg ke tabung non-subsidi.

    “Pemindahan isi tabung gas LPG 3 kg ke dalam tabung 12 kg dan 50 kg, kemudian dijual sebagai LPG non-subsidi,” tambah Brigjen Irhamni.

    Penindakan ini tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri jaringan distribusi ilegal yang terorganisir.

    Polri menegaskan akan konsisten dalam menindak seluruh jaringan penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, termasuk dengan menerapkan pasal berlapis.

    “Kami memerintahkan kepada seluruh penyidik untuk menelusuri aliran dana dan keuntungan hasil kejahatan dengan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), bekerja sama dengan PPATK,” tegas Wakabareskrim Polri.

    Polri juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kejaksaan Agung RI, PPATK, Puspom TNI, Pertamina, dan SKK Migas.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dan media juga diajak untuk turut berperan aktif dalam pengawasan distribusi energi.

    “Segera laporkan apabila menemukan praktik penimbunan, pengoplosan, modifikasi tabung, penjualan BBM subsidi di atas harga resmi, maupun distribusi LPG 3 kg yang tidak wajar,” imbau Wakabareskrim Polri.

    Menutup pernyataannya, Wakabareskrim Polri menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelaku penyalahgunaan subsidi energi.

    “Tidak ada kompromi terhadap pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Jangan pernah menganggap subsidi negara sebagai celah untuk mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan komitmen tegas dalam pemberantasan praktik ilegal tersebut.

    “Zero Tolerance terhadap mafia BBM dan LPG subsidi. Kalian nekad, kami tindak tegas.”

    Polri memastikan akan terus menegakkan hukum secara tegas, profesional, transparan, dan berkeadilan demi menjaga kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat.

  • Kapolres Metro Bekasi Salurkan 400 Paket Sembako untuk Perempuan Pejuang di Hari Kartini

    Kapolres Metro Bekasi Salurkan 400 Paket Sembako untuk Perempuan Pejuang di Hari Kartini

    Kabupaten Bekasi — Dalam rangka memperingati semangat Hari Kartini, Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni memimpin langsung kegiatan pembagian bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada para perempuan pekerja sektor informal di wilayah Kabupaten Bekasi, Senin hingga Selasa (20–21/4/2026).

    Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, di antaranya Taman Sehati, Botanikal Garden, dan kawasan Kompleks Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, kemudian di hari berikutnya mengitari Lippo Cikarang – Taman Sentosa – Jl. Kh. Mamun Nawari Cibarusah – Jababeka – Balik Ke Mako Polres. Sasaran bantuan diberikan kepada perempuan pengemudi ojek online, petugas kebersihan, serta pedagang kecil yang sehari-hari berjuang membantu perekonomian keluarga.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama dan tim Polwan Polres Metro Bekasi. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh para penerima bantuan yang merasa diperhatikan atas perjuangan mereka di tengah kerasnya kehidupan sehari-hari.

    Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kaum perempuan yang memiliki peran besar tidak hanya di dalam keluarga, tetapi juga sebagai pencari nafkah.

    “Perempuan adalah sosok tangguh yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial maupun keluarga. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir memberikan semangat dan dukungan kepada para perempuan pejuang di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

    Selain menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam momentum penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

    CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)
    Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Call Center Polres Metro Bekasi di 0813-8399-0086 atau melalui layanan pengaduan resmi yang tersedia selama 24 jam.

    PolresMetroBekasi #HariKartini #KapolresMetroBekasi #PolwanPresisi #BaktiSosial #PerempuanPejuang #CikarangTimur #PolriUntukMasyarakatc

  • Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Timika — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang dibackup Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap almarhum LN yang terjadi di salah satu hotel di Timika pada 29 Maret 2026.

    Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pengejaran intensif yang dilakukan personel gabungan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika.

    Pelaku utama berinisial EH (37) berhasil diamankan pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 16.13 WIT di wilayah SP 1, Timika. Dalam proses penangkapan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz juga mengamankan empat orang lainnya, yakni EL (27), DBH (50), YH (27), dan JK (37) untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, EH diduga berperan sebagai pelaku utama dalam perencanaan pembunuhan yang dilatarbelakangi motif balas dendam terkait konflik yang terjadi sebelumnya di wilayah Kwamki Lama pada Januari 2026. Pelaku diketahui terlibat dalam perencanaan aksi, penyediaan sarana transportasi, serta pengadaan senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

    Setelah kejadian, pelaku sempat memindahkan jasad korban dari lokasi awal ke Jalan Kwamki Narama serta berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas, bahkan berencana melarikan diri ke wilayah Nabire melalui jalur darat sebelum akhirnya berhasil diamankan.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (18/4) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Mimika yang di back up oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

    “Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif aparat dalam melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tim gabungan Operasi Damai Cartenz dan Satreskrim Polres Mimika berhasil mengamankan pelaku utama beserta beberapa orang lainnya untuk kepentingan pemeriksaan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa saat ini tiga orang yang sebelumnya diamankan, yakni DBH, YH, dan JK, telah dipulangkan. Sementara itu, EH masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika guna proses hukum lebih lanjut, sementara EL masih dilakukan pendalaman terkait keterlibatannya atas dugaan kasus pembunuhan di jln. Login Sp7-Sp9 kota Timika pada tanggal 2 Desember 2025
    tahun lalu.

    “Pelaku utama berinisial EH saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika. Sementara satu orang lainnya masih dalam pendalaman, dan tiga orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan setelah pemeriksaan awal tidak menunjukkan keterlibatan langsung,” jelasnya.

    Selain itu, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, antara lain :

    • dua bilah parang,
    • ⁠dua tas noken,
    • ⁠satu noken kepala,
    • ⁠dua unit telepon genggam,
    • ⁠kartu identitas,
    • ⁠kartu ATM,
    • ⁠sejumlah uang tunai,
    • ⁠serta satu unit kendaraan roda empat.

    Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

    “Proses penegakan hukum akan terus kami kawal secara profesional hingga seluruh rangkaian penanganan perkara selesai sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses pengembangan kasus masih terus dilakukan.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Setiap perkembangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta mendorong peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Mimika.

  • Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Bekasi — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dirpolairud, Irwasda Polda Metro Jaya, serta H. Zaini Sidi selaku pemilik lahan yang bekerja sama dalam program ketahanan pangan.

    “Pada tahap kedua ini kami menebarkan benih ikan nila dan mujair sebanyak 21.000 ekor serta ikan bandeng sebanyak 16.000 ekor. Tahap pertama sebelumnya sudah panen untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” kata Brigjen Dekananto Eko Purwomo.

    Selain perikanan, Polda Metro Jaya juga mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Sebanyak 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga ditanam, serta 1.000 butir telur ayam telah dipanen untuk didistribusikan ke SPPG dan masyarakat.

    Sebelumnya, Wakapolda juga meninjau greenhouse SPPG Palmerah yang mengembangkan sistem bioflok dan budidaya sayuran seperti pakcoy 180 kg, sawi 120 kg, dan selada 120 kg, serta ikan nila, lele, dan patin.

    “Seluruh hasil ini akan kami distribusikan ke SPPG dan juga membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.

    Sementara itu, H. Zaini Sidi menyebut kerja sama ini berdampak langsung bagi masyarakat. “Tahap awal sudah panen dan hari ini penebaran tahap kedua. Untuk semangka, insya Allah 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen,” katanya.

    Ia menambahkan, kerja sama akan diperluas dengan penanaman semangka dan timun di lahan 4 hektare, serta jagung seluas 50 hektare di wilayah lain. “Program ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi tenaga kerja maupun hasil panen,” pungkasnya.

  • Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Bali – Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga membawa misi sosial melalui campaign Charity for Indonesia. Kegiatan yang akan digelar di Bali United Training Center, Bali (19/04). Itu mengajak komunitas lari dan pecinta olahraga untuk berpartisipasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

    Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryo mengatakan, tema Charity for Indonesia diusung sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Juliana Listyo Sigit Prabowo agar kegiatan olahraga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    “Untuk Kemala Run 2026 tahun ini, kami mengusung tema Charity for Indonesia, sesuai dengan arahan Ibu Ketua kami, Ibu Juliana Listyo Sigit Prabowo. Beliau berkenan mengajak seluruh komunitas lari dan pecinta olahraga lari untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Deny Agus Suryo, Sabtu (18/4/2026).

    Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan disalurkan kepada daerah-daerah yang terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

    “Di mana hasilnya akan disumbangkan kepada daerah yang terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” katanya.

    Selain donasi dari penyelenggaraan event, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya, salah satunya pelelangan karya seni.

    “Terkait bentuk charity sendiri ada bermacam-macam. Untuk kegiatan kali ini, kami juga mengadakan pelelangan. Sebelumnya telah dilakukan pelelangan lukisan karya anak-anak SLB dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Hasil dari pelelangan tersebut kemudian disalurkan kepada daerah yang terdampak banjir,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Race Management Kemala Run 2026 Brigjen. Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan kegiatan hampir rampung.

    “Hingga saat ini, persiapan kami sudah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan sudah maksimal,” ujar Sambodo.

    Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pecalang di wilayah yang dilalui rute lomba.

    “Untuk pengamanan, Kemala Run 2026 melibatkan kurang lebih 1.300 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta pecalang di banjar dan desa yang dilalui rute,” katanya.

    Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari area pendinginan, sport massage, hingga makanan dan minuman usai lomba.

    “Kepada para peserta atau runners, kami akan memberikan pelayanan terbaik, baik sebelum maupun setelah finish. Setelah finish, peserta dapat menikmati fasilitas cooling down, sport massage, serta makanan dan minuman yang telah disediakan,” ungkap Sambodo.

    Adapun jadwal start dibagi dalam tiga kategori, yakni pukul 05.00 WITA untuk half marathon, pukul 05.30 WITA kategori 10K, dan pukul 06.00 WITA kategori 5K.

    Melalui kegiatan ini, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga lari, tetapi juga gerakan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

  • Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

    Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

    Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

    Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

    Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

    “Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

    Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

    Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

    “Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

    Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

    “Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

    Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

    Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

    “Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

    Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.