News

  • Heroik! Ditpolairud PMJ Selamatkan 11 Pemancing dari Kapal Bocor di Tanjung Priok

    Heroik! Ditpolairud PMJ Selamatkan 11 Pemancing dari Kapal Bocor di Tanjung Priok

    Jakarta – Aksi cepat anggota Ditpolairud Polda Metro Jaya menyelamatkan 11 orang dari kapal pancing yang bocor di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

    Peristiwa terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kapal pancing bernama JODY II dilaporkan mengalami kebocoran di alur pelabuhan luar dam Tanjung Priok setelah petugas menerima informasi dari komunitas nelayan Marunda.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, dua kapal patroli yakni KP VII-1014 dan KP VII-1008 langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan evakuasi terhadap 3 kru dan 8 pemancing yang berada di atas kapal.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan seluruh korban berhasil diselamatkan berkat respons cepat personel di lapangan.

    “Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak cepat ke lokasi dan mengevakuasi seluruh korban. Alhamdulillah semua penumpang dan kru berhasil diselamatkan,” kata Mustofa.

    Kombes Mustofa menjelaskan, kebocoran kapal diduga akibat pipa as propeller yang terlepas karena getaran mesin. Saat proses evakuasi, kapal sempat ditarik menuju Dermaga BKT Marunda, namun kondisinya semakin memburuk hingga sebagian tenggelam.

    “Yang utama adalah keselamatan jiwa. Kapal memang tidak bisa diselamatkan sepenuhnya, tapi seluruh korban berhasil kami evakuasi dengan selamat,” ujarnya.

    Setelah dievakuasi, seluruh korban dibawa ke Dermaga BKT Kampung Kepuh, Marunda, Jakarta Utara. Polisi juga telah melakukan pendataan serta pemeriksaan terhadap kru kapal untuk memastikan penyebab kejadian.

  • Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

    Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

    Pegunungan Bintang — Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli dialogis yang dirangkai dengan kegiatan sambang ke SDN Bale, Distrik Kabiding, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, sekaligus memperkuat pendekatan humanis aparat kepada masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten pegunungan Bintang.

    Patroli yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIT tersebut, dengan menyasar langsung lingkungan masyarakat dan sektor pendidikan. Dalam pelaksanaan kegiatan sambang di SDN Bale, personel Satgas Ops Damai Cartenz berinteraksi hangat dengan para siswa dan tenaga pendidik, menciptakan suasana penuh keakraban serta rasa aman.

    Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara persuasif kepada masyarakat dan pihak sekolah. Kehadiran aparat di lingkungan pendidikan ini menjadi bentuk nyata pendekatan humanis, yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat sejak usia dini.

    Hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Secara umum, situasi di Distrik Kabiding dan Distrik Oksibil dilaporkan dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali. Hubungan silaturahmi antara personel Ops Damai Cartenz dengan masyarakat pun terjalin dengan baik.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S. Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa patroli dialogis yang menyasar ke masyarakat dan lembaga pendidikan merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis aparat di Papua.

    “Patroli dialogis yang dilakukan personel tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus. Kehadiran anggota di sekolah diharapkan mampu memberikan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan terhadap aparat,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan sambang ke sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang.

    “Pendekatan humanis melalui kegiatan sambang, khususnya di lingkungan pendidikan, merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat. Dengan terjalinnya kedekatan sejak dini, diharapkan situasi kamtibmas dapat terus terjaga secara berkelanjutan,” ungkapnya.

    Dukungan positif juga disampaikan oleh salah satu tenaga pendidik di SDN Bale, Yohana Wanimbo, S.Pd., yang mengapresiasi kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz di lingkungan sekolah.

    “Kami merasa sangat Senang dengan kehadiran bapak-bapak dari Satgas. Anak-anak menjadi lebih merasa aman dan senang karena bisa berinteraksi langsung. Ini juga memberikan edukasi positif bagi mereka tentang pentingnya menjaga keamanan dan kedisiplinan sejak dini,” tuturnya.

    Ke depan, Satgas Ops Damai Cartenz akan mengintensifkan patroli dialogis baik secara jalan kaki maupun menggunakan kendaraan, khususnya di titik-titik rawan dan objek vital. Selain itu, komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama juga akan terus diperkuat guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

    Dengan pendekatan humanis yang konsisten, diharapkan kehadiran aparat tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Pegunungan Bintang.

  • Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal

    Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal

    DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat.

    Hal itu disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026).

    “Dan ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul bisa memberikan pelayanan yang optimal terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita kenal sebagai kota budaya,
    kota pariwisata, kota pendidikan,” kata Sigit di Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026).

    Pembangunan ini sendiri bertajuk ‘Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono’. Sigit mengapresiasi Pemprov DIY terkait seluruh dukungan terkait pembangunan Mapolda Yogyakarta.

    “Jadi ini adalah bentuk dukungan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan yang tentunya kita memahami bahwa ini adalah titipan amanah terkait dengan pembangunan ini sebagaimana tema dari pembangunan Mapolda yaitu Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono,” ujar Sigit.

    Sebagaimana artinya, Sigit meminta agar jajarannya bisa menjaga, memperbaiki dan menciptakan keindahan serta keharmonisan bermasyarakat yang tentunya ini sejalan dengan Tri Brata dan Catur Prasetya.

    “Dan juga kami juga mendapatkan amanah agar ke depan gedung Polda DIY ini dibangun dengan konsep smart city, tadi kita mendapatkan amanah dari Bapak Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono titipan dari masyarakat Yogya agar gedung ini tidak hanya berdiri sebagai gedung yang hanya fisiknya saja tapi juga bisa melaksanakan fungsinya untuk bisa tampil sebagai pelayanan kepolisian yang memiliki kemampuan data-driven police hub,
    social listening and sentiment intelligence system, cyber security defense center serta decision intelligence and knowledge system,” papar Sigit.

    Karenanya, Sigit menekankan, jajaran Polda DIY harus mendukung konsep dari Daerah Istimewa Yogyakarta. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari seluruh para pemangku jabatan, pemangku kepentingan dan juga harapan besar dari masyarakat Yogya terhadap kinerja Polri untuk betul-betul bisa profesional, dekat dan dicintai masyarakat,” tutup Sigit.

  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Ungkap Kedepankan 4 Konsep Smart City

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Ungkap Kedepankan 4 Konsep Smart City

    DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peletakan batu pertama Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurut Sigit, pembangunan ini mengedepankan empat konsep Smart City.

    Pertama, kata Sigit, terkait data dan driven policing hub, yakni pusat kendali kepolisian yang menggunakan data dari berbagai sumber secara real-time untuk membantu mengambil keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis fakta.

    “Kedua, social listening and sentiment intelligence system, yaitu, sistem untuk memantau dan memahami opini serta perasaan masyarakat, terutama dari media sosial, agar polisi dapat merespons isu secara lebih cepat dan tepat,” kata Sigit dalam sambutannya di Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026).

    Kemudian, kata Sigit, Mapolda DIY bakal dilengkapi cyber security defense center. Adapun itu adalah, pusat perlindungan digital yang bertugas menjaga sistem dan data dari serangan siber, seperti peretasan, penipuan online, dan kejahatan digital lainnya.

    Lalu yang terakhir, decision intelligence and knowledge system. Menurut Sigit, Mapolda DIY nantinya dipengkapi sistem yang mengolah data dan pengalaman menjadi pengetahuan.

    “Sehingga membantu pimpinan dalam membuat keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan,” tutup Sigit.

  • Polisi Siagakan Posko di RSUD Bekasi, Kawal Pelayanan Korban Kecelakaan KA

    Jakarta — Polda Metro Jaya menyiagakan posko pelayanan di RSUD Kota Bekasi untuk mendukung penanganan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

    Posko tersebut didirikan melalui jajaran Polsek Bekasi Selatan. Kehadiran polisi di lokasi untuk memastikan proses pelayanan medis terhadap korban berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, personel kepolisian disiagakan untuk membantu kelancaran pelayanan di rumah sakit.

    “Kami memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan optimal. Personel hadir untuk mendukung kelancaran pelayanan medis, sekaligus memberikan rasa aman bagi keluarga korban,” ujar Kusumo.

    Sebanyak 22 korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi. Polisi turut membantu pengaturan situasi di area rumah sakit serta memfasilitasi kebutuhan keluarga korban.

    Kombes Pol Kusumo menegaskan, posko tersebut bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat dalam situasi darurat.

    “Prinsipnya, kami hadir untuk melayani. Korban dan keluarga harus mendapatkan pendampingan yang baik, sementara situasi di rumah sakit tetap kami jaga agar kondusif,” tuturnya.

  • Kapolda Letakkan Batu Pertama Mako Polres Metro Depok: Pelayanan Harus Makin Baik

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, dan Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mako Polres Metro Depok di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Rabu (29/4/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polda Metro Jaya, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Depok.

    Pembangunan Mako Polres Metro Depok ini menjadi langkah penguatan sarana dan prasarana kepolisian. Fasilitas baru tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan Polri yang lebih cepat, nyaman, dan optimal bagi masyarakat Kota Depok.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pembangunan Mako Polres Metro Depok bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kantor kepolisian harus menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat. Tempat yang aman untuk didatangi, membuat masyarakat merasa dihargai, serta menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolda di lokasi.

    Ia juga mengingatkan jajaran Polres Metro Depok agar terus menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Jangan sakiti hati masyarakat dan jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pengabdian dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Depok. Ia menegaskan bahwa dukungan pembangunan Mako Polres merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik.

    Tidak hanya itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menyampaikan, pembangunan Mako Polres Metro Depok menjadi simbol semangat baru bagi jajaran Polres Metro Depok dalam menjawab harapan masyarakat.

    Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin baik, cepat, nyaman, dan profesional.

  • Kapolda Metro Jaya Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mako Polres Metro Depok

    Depok – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Markas Komando (Mako) Polres Metro Depok di Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (29/4/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Wali Kota Depok Supian Suri, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, para pejabat utama Polda Metro Jaya, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa pembangunan Mako Polres Metro Depok bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kantor kepolisian harus menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat. Tempat yang aman untuk didatangi, membuat masyarakat merasa dihargai, serta menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga mengingatkan seluruh jajaran Polres Metro Depok agar terus menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Jangan sakiti hati masyarakat dan jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

    Pembangunan Mako Polres Metro Depok ini menjadi langkah strategis dalam penguatan sarana dan prasarana kepolisian. Fasilitas baru tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan Polri yang lebih cepat, nyaman, dan optimal bagi warga Depok.

    Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pengabdian dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayahnya. Ia menegaskan, dukungan pembangunan Mako Polres merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras menyampaikan bahwa pembangunan Mako Polres Metro Depok menjadi simbol semangat baru bagi seluruh personel dalam menjawab harapan masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin baik, cepat, nyaman, dan profesional.

  • Buka Muktamar Pemuda Persis, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

    Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergisitas seluruh elemen bangsa dalam menjaga serta menciptakan situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Hal tersebut ditegaskan Kapolri saat menghadiri sekaligus membuka acara opening ceremony Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2026.

    Sigit memaparkan bahwa, di situasi perkembangan teknologi dewasa ini terkadang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Di antaranya maraknya penyebaran misinformasi yang menyesatkan masyarakat. Belum lagi kejahatan lain yang merugikan warga seperti narkoba, cyber crime dan kejahatan seksual.

    Menurut Sigit, untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan kejahatan tersebut diperlukan sinergisitas dan dukungan seluruh elemen Bangsa Indonesia.

    “Tentunya harapan kita PERSIS dengan seluruh kekuatan dan kader yang dimiliki bisa bekerja sama dengan kami dengan Polri. Karena kami juga tentunya menyadari bahwa Polri tidak akan bisa berdiri sendiri, Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen bangsa,” kata Sigit.

    Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, Polri dan PERSIS ke depannya bakal terus meningkatkan sinergisitas dan soliditas demi menjaga situasi kamtibmas dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang muncul.

    “Oleh karena itu tentunya saya mengharap ke depan kolaborasi persahabatan rasa kekeluargaan yang dimiliki Polri dan PERSIS akan terus terjalin dengan semakin baik, semakin kuat dan kita yakin bahwa dengan kita bersama-sama kita akan menghadapi berbagai tantangan bangsa yang kita hadapi sehingga kita bisa menjalankan apa yang menjadi amanat nasional,” ujar Sigit.

    Di sisi lain, Sigit mengungkapkan soal situasi global yang masih penuh dengan ketidakpastian. Hal itu juga tentunya berdampak ke seluruh negara termasuk Indonesia.

    Menurut Sigit, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya terbaik dengan meluncurkan sejumlah program untuk kebaikan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menyebut, Presiden, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu dalam menghadapi segala bentuk tantangan global yang masuk ke dalam negeri.

    “Jadi ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama dan tentunya ini juga menjadi tugas dan PR dari para pemuda khususnya yang nanti akan menghadapi hal-hal seperti ini dan bagaimana kita bisa eksis, bisa ikut berkontribusi dan memiliki semangat untuk bersama-sama menjaga dan menghadapi situasi yang ada,” ucap Sigit.

    Indonesia, kata Sigit, pernah berjuang bersama mengusir penjajahan. Menurut Sigit, para pejuang ketika itu mengutamakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan.

    Oleh sebab itu, Sigit meyakini, Indonesia dengan semangat nilai persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa, akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang ada.

    “Kalau kita semua memiliki semangat yang sama, memiliki rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang memang itu menjadi karunia bagi bangsa Indonesia,” tutup Sigit.

  • Patroli Gabungan Brimob dan Polres Jaktim Gagalkan Tawuran, Celurit 2 Meter Disita

    Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan rencana tawuran yang diduga akan terjadi usai subuh, Sabtu (25/4/2026). Sejumlah pemuda diamankan berikut barang bukti celurit sepanjang dua meter, ponsel, dan satu unit sepeda motor.

    Kegiatan diawali dengan apel gabungan lalu patroli menyasar titik rawan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Petugas menyisir kawasan Duren Sawit, Buaran hingga Cakung setelah menerima informasi dari masyarakat terkait pergerakan kelompok remaja mencurigakan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli preventif terus digencarkan, khususnya pada jam rawan dini hari. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang dan aktivitas pagi berjalan aman tanpa gangguan tawuran maupun kejahatan jalanan,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, personel juga membantu seorang pengendara perempuan yang mengalami kecelakaan. Tindakan cepat itu menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    Polda Metro Jaya mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak pada malam hingga dini hari serta segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan indikasi tawuran atau gangguan kamtibmas.

  • Sinergi TNI-Polri Perkuat Siskamling, Patroli Malam Gabungan Cegah Guantibmas di Kepulauan Seribu Utara

    Kepulauan Seribu Utara – Sinergitas TNI-Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan patroli malam gabungan yang dilaksanakan oleh Polsek Kepulauan Seribu Utara, Polres Kepulauan Seribu bersama unsur TNI (Babinsa), Satpol PP, dan Potensi Masyarakat (Potmas), Sabtu (25/04/2026) malam.

    Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah Kepulauan Seribu Utara. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi warga serta memberikan imbauan kamtibmas secara humanis.

    Selain itu, personel gabungan juga активно mensosialisasikan layanan darurat Polri melalui call center 110 kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan atau potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat.

    Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Yoyo Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa patroli gabungan ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk tawuran remaja, tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    “Melalui patroli malam gabungan ini, kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran TNI-Polri bersama stakeholder terkait di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” ujar Iptu Yoyo Hidayat.

    Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan terkendali di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu.

    Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Seribu Utara dapat terus terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.