News

  • Perkuat Silaturahmi, Kapolres Metro Depok Bagikan Sembako ke Komunitas Ojol Lewat ‘Jumat Berkah Sabuk Kamtibmas

    Perkuat Silaturahmi, Kapolres Metro Depok Bagikan Sembako ke Komunitas Ojol Lewat ‘Jumat Berkah Sabuk Kamtibmas

    DEPOK – Polres Metro Depok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan kota. Melalui program “Jumat Berkah Sabuk Kamtibmas”, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H., membagikan paket sembako kepada komunitas ojek online (ojol) dan berbagai elemen potensi masyarakat lainnya pada Jumat.

    Kegiatan yang berlangsung hangat ini diinisiasi sebagai langkah konkret kepolisian dalam menjalin tali silaturahmi langsung dengan warga yang beraktivitas di jalanan dan lingkungan pemukiman.

    “Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang saling mendukung. Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud rasa syukur dan kepedulian kami,” ujar Kombes Pol Abdul Waras.

    Kolaborasi Menjaga Harkamtibmas
    Selain membagikan bantuan pangan, momen ini dimanfaatkan oleh Kapolres untuk berdialog dan mengajak komunitas ojol serta potensi masyarakat lainnya untuk proaktif dalam menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kota Depok.

    Menurut Kombes Pol Abdul Waras, komunitas ojol memiliki peran strategis sebagai “mata dan telinga” kepolisian di lapangan karena mobilitas mereka yang tinggi.

    Sinergi Lapangan: Mengajak ojol saling bertukar informasi terkait potensi gangguan keamanan.
    Mitra Kamtibmas: Menjadikan elemen masyarakat sebagai pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
    Pelayanan Responsif: Memastikan Polres Metro Depok selalu siap menerima aduan dan laporan warga demi kenyamanan bersama.

    Perwakilan komunitas ojol menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Metro Depok. Mereka menyatakan siap bersinergi dan membantu pihak kepolisian dalam menjaga situasi Kota Depok agar tetap kondusif, aman, dan nyaman.

  • Polwan Polda Metro Jaya Gelar Trauma Healing dan Baksos untuk Korban Kebakaran di Jakpus

    Polwan Polda Metro Jaya Gelar Trauma Healing dan Baksos untuk Korban Kebakaran di Jakpus

    Jakarta – Polwan Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bakti sosial dan trauma healing untuk warga terdampak kebakaran di Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Jiung, Kemayoran, dan Tanah Tinggi, Johar Baru.

    Kegiatan berlangsung pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Bakti sosial tersebut dipimpin langsung Pakor Polwan Polda Metro Jaya AKBP Rusmiati Wahyu Lestari dan diikuti sejumlah personel Polwan Polda Metro Jaya serta Polwan Remaja Ditsabhara.

    Dalam kegiatan itu, Polwan Polda Metro Jaya menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan kebutuhan pribadi.

    Selain membagikan bantuan, Polwan Polda Metro Jaya juga memberikan dukungan moril kepada warga. Personel Polwan turut melaksanakan trauma healing, khususnya kepada anak-anak dan keluarga korban kebakaran.

    AKBP Rusmiati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polwan Polda Metro Jaya terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

    “Polwan Polda Metro Jaya hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada warga terdampak kebakaran. Bantuan ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Rusmiati, Jumat (5/6/2026).

    Rusmiati mengatakan trauma healing diberikan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga, terutama anak-anak. Dia berharap kegiatan tersebut dapat membuat anak-anak kembali ceria setelah mengalami peristiwa kebakaran.

    “Kami juga memberikan trauma healing agar anak-anak dan keluarga korban bisa lebih tenang, kuat, dan kembali bersemangat. Semoga kehadiran Polwan dapat menghadirkan rasa aman, perhatian, dan kebahagiaan bagi warga,” katanya.

    Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
    ( Tirta- Rully)

  • Sinergi Tanpa Batas Call Center 110: Aduan Warga Depok Soal Tas Tertinggal di Jakpus Langsung Direspon Cepat

    Sinergi Tanpa Batas Call Center 110: Aduan Warga Depok Soal Tas Tertinggal di Jakpus Langsung Direspon Cepat

    DEPOK – Layanan darurat Call Center 110 kembali membuktikan efektivitasnya sebagai garda terdepan Polri dalam melayani masyarakat 24 jam penuh tanpa sekat wilayah. Kali ini, kesigapan ditunjukkan oleh Operator 110 Polres Metro Depok yang membantu seorang warga terkait insiden barang tertinggal di kawasan Jakarta Pusat.

    Peristiwa ini bermula pada Kamis dini hari (14/05/2026) sekitar pukul 00.03 WIB. Seorang warga bernama Ibu Lia menghubungi Call Center 110 Polres Metro Depok dalam kondisi panik. Ia melaporkan bahwa tas milik anaknya yang berisi sebuah perangkat tablet (gadget) berharga tertinggal di salah satu tempat makan di ibu kota.

    Berdasarkan laporan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di Warung Pecel Ayam Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Karena khawatir barang tersebut hilang atau berpindah tangan, Ibu Lia langsung berinisiatif meminta bantuan kepolisian untuk melakukan pengecekan di lokasi secara cepat.

    Meskipun lokasi kejadian berada di luar wilayah hukum Polres Metro Depok, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi petugas. Mengedepankan prinsip pelayanan prima dan respons cepat, Operator 110 Polres Metro Depok langsung mengambil langkah taktis.

    Petugas operator segera melakukan Transfer Call (pengalihan panggilan sistem) secara langsung ke Polres Metro Jakarta Pusat yang memegang wilayah hukum TKP tersebut. Koordinasi antar-Satwil (Satuan Wilayah) berjalan mulus tanpa kendala, sehingga laporan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh personel Polres Metro Jakarta Pusat malam itu juga.

    Langkah cepat ini menuai apresiasi karena menunjukkan bahwa sistem Call Center 110 Polri terintegrasi dengan sangat baik. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan layanan gratis 110 kapan pun dan di mana pun saat membutuhkan bantuan darurat kepolisian.

  • Sinergi Tanpa Batas Call Center 110: Aduan Warga Depok Soal Tas Tertinggal di Jakpus Langsung Direspon Cepat

    Sinergi Tanpa Batas Call Center 110: Aduan Warga Depok Soal Tas Tertinggal di Jakpus Langsung Direspon Cepat

    DEPOK – Layanan darurat Call Center 110 kembali membuktikan efektivitasnya sebagai garda terdepan Polri dalam melayani masyarakat 24 jam penuh tanpa sekat wilayah. Kali ini, kesigapan ditunjukkan oleh Operator 110 Polres Metro Depok yang membantu seorang warga terkait insiden barang tertinggal di kawasan Jakarta Pusat.

    Peristiwa ini bermula pada Rabu dini hari (13/05/2026) sekitar pukul 00.03 WIB. Seorang warga bernama Ibu Lia menghubungi Call Center 110 Polres Metro Depok dalam kondisi panik. Ia melaporkan bahwa tas milik anaknya yang berisi sebuah perangkat tablet (gadget) berharga tertinggal di salah satu tempat makan di ibu kota.

    Berdasarkan laporan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di Warung Pecel Ayam Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Karena khawatir barang tersebut hilang atau berpindah tangan, Ibu Lia langsung berinisiatif meminta bantuan kepolisian untuk melakukan pengecekan di lokasi secara cepat.

    Meskipun lokasi kejadian berada di luar wilayah hukum Polres Metro Depok, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi petugas. Mengedepankan prinsip pelayanan prima dan respons cepat, Operator 110 Polres Metro Depok langsung mengambil langkah taktis.

    Petugas operator segera melakukan Transfer Call (pengalihan panggilan sistem) secara langsung ke Polres Metro Jakarta Pusat yang memegang wilayah hukum TKP tersebut. Koordinasi antar-Satwil (Satuan Wilayah) berjalan mulus tanpa kendala, sehingga laporan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh personel Polres Metro Jakarta Pusat malam itu juga.

    Langkah cepat ini menuai apresiasi karena menunjukkan bahwa sistem Call Center 110 Polri terintegrasi dengan sangat baik. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan layanan gratis 110 kapan pun dan di mana pun saat membutuhkan bantuan darurat kepolisian.

  • Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

    Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

    KEDIRI KOTA – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Kediri Kota Polda Jatim menggelar kegiatan Wayang Karton Sarana Edukasi (Waton Sae) di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Kamis (4/6/26).

    Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang dikemas secara menarik untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak melalui media seni pertunjukan.

    Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa program Waton Sae merupakan inovasi edukasi yang memanfaatkan seni wayang karton sebagai media penyampaian pesan-pesan positif kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

    Menurut AKBP Anggi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kedekatan Polri dan Bhayangkari dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan bernilai edukatif.

    “Wayang Karton Sarana Edukasi atau Waton Sae ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menyampaikan berbagai pesan positif yang penting bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

    Kapolres Kediri Kota menjelaskan, pertunjukan Waton Sae dibawakan langsung oleh Kapolsek Kota Polres Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, yang memiliki kemampuan khusus sebagai dalang.

    Dengan kreativitas dan kemampuannya dalam memainkan berbagai karakter wayang karton, Kompol Bowo mampu menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai edukatif yang mudah dipahami oleh anak-anak.

    Melalui pertunjukan tersebut, berbagai materi edukasi disampaikan secara humanis dan interaktif.

    Anak-anak diajak memahami bahaya penggunaan gawai atau gadget secara berlebihan, pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, cara memilih makanan yang baik untuk kesehatan, hingga berbagai nilai karakter positif seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

    Dengan konsep yang menghibur sekaligus mendidik, anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan tokoh-tokoh wayang karton yang dimainkan oleh Kompol Bowo Wicaksono.

    Interaksi tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga pesan-pesan edukatif dapat tersampaikan secara efektif dan membekas dalam ingatan anak-anak.

    Kapolres Kediri Kota berharap kegiatan Waton Sae dapat terus dikembangkan sebagai media edukasi kreatif yang mampu membangun karakter anak sejak dini sekaligus menjadi sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat.

    “Kami ingin menghadirkan edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui momentum HKGB ke-74 ini, kami berharap kegiatan seperti Waton Sae dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, serta berkarakter,” tambahnya.

    Kegiatan yang berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengunjung.

    Anak-anak tampak menikmati pertunjukan sambil menyerap berbagai pesan edukatif yang disampaikan dalam setiap adegan wayang karton.

    Kehadiran Waton Sae menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026, sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kediri Kota dalam menghadirkan inovasi pelayanan dan edukasi yang dekat dengan masyarakat.

    Melalui pendekatan yang kreatif, humanis, dan menghibur, Polres Kediri Kota berharap Wayang Karton Sarana Edukasi dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

  • Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu Saat Patroli Dini Hari di Jakarta Utara

    Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu Saat Patroli Dini Hari di Jakarta Utara

    Jakarta – Tim gabungan Patroli Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara mengamankan tiga pria yang diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu. Ketiganya diamankan saat petugas menyisir kawasan Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat (5/6/2026) dini hari.

    Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang ditemui di lokasi. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu, korek api, serta satu unit sepeda motor. Tiga pria itu selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik Satresnarkoba.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama jajaran kewilayahan bertujuan menjaga situasi tetap aman sekaligus menekan berbagai bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan, tetapi juga mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

    “Keberadaan anggota di tengah masyarakat merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya

    Usai mengamankan ketiga terduga pengguna narkoba tersebut, tim melanjutkan penyisiran ke sejumlah titik rawan lainnya dan tidak menemukan kejadian menonjol. Polri mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam.

  • Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

    Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

    Jakarta – Dalam acara Penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menegaskan lima pesan penting kepada seluruh peserta. Ace berpesan agar alumni P3N 27 tampil sebagai pemimpin nasional yang berintegritas, adaptif dan visioner, mampu menjadi perekat persatuan, peka secara strategis, dan kolaboratif.

    “Pertama, para alumni P3N 27 harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” kata Ace saat memberikan sambutan Penutupan P3N 27 di Ruang Dwi warna Purwa, Lemhannas RI, pada Kamis (4/6).

    Di tengah situasi geopolitik global yang kian tidak menentu, Ace memandang bahwa pemimpin nasional tidak cukup hanya unggul secara intelektual, melainkan juga perlu memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen yang kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    Pada pesan kedua, Ace menyebutkan bahwa alumni dituntut untuk menjadi pemimpin yang adaptif sekaligus visioner dalam menyikapi perubahan global. Perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, dan ancaman siber mengharuskan hadirnya pemimpin yang mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.

    ”Seluruh dinamika dan tantangan tersebut menuntut hadirnya pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, berpikir jauh ke depan, mampu membaca perubahan global, dan memiliki keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional,” imbuh Ace.

    Pesan ketiga, Ace menekankan kepada para alumni untuk menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional, serta memiliki rasa empati dan kepekaan sosial yang tinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan serta mencegah polarisasi dan konflik sosial yang mengganggu stabilitas nasional.

    Lalu pada pesan keempat, Ace menyoroti tentang kepekaan strategis para alumni terhadap berbagai tantangan nasional dan global. Menurutnya, pemimpin nasional harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan bangsa.

    Selanjutnya, pada pesan kelima, Ace mendorong para alumni untuk membangun kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan nasional sekaligus menghilangkan ego sektoral. ”Jejaring strategis antarlembaga, antarsektor, dan antargenerasi sangat penting dalam memperkuat kolaborasi nasional guna mendukung terwujudnya indonesia emas 2045,” jelas Ace.

    Mengakhiri sambutannya, Ace turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kekompakan alumni P3N 27, serta mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan di Lemhannas RI.

    ”Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, serta ucapan selamat kepada seluruh peserta pendidikan pemantapan pimpinan nasional angkatan 27. Para peserta telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, meskipun harus melalui rangkaian kegiatan yang padat dan penuh tantangan. Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” kata Ace.

    Pada kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P. melaporkan bahwa seluruh program pendidikan telah berjalan dengan baik dan lancar.

    Berdasarkan hasil sidang pada Rabu, 3 Juni 2026, dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas RI memutuskan dan menetapkan bahwa sebanyak 84 peserta P3N 27 dinyatakan lulus, serta memberikan dua penghargaan, yaitu Penghargaan Predikat Akademik Terbaik dan Predikat Kertas Kerja Perorangan (KKP) Terbaik.

    Predikat Akademik Terbaik diraih oleh Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. dari Polri. Kemudian Predikat KKP Terbaik diraih oleh Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro, S.E. dari TNI AL.

    Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhanans RI, antara lain, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma; Para Deputi Lemhannas RI; Para Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, dan Tenaga Profesional; Para Pejabat Struktural; dan Perista Lemhannas RI.

    Hadir pula dalam kegiatan tersebut, antara lain, Wakil Ketua Umum I DPP IKAL Lemhannas RI Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, S.IP.; Gubernur Lemhannas RI Periode 2011-2016 sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IKAL Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, C.E.S., D.E.A.; Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.; Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan RI Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum.; Asisten Personel Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B.; Koordinator Staf Ahli KASAD Letjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si.; Inspektur Jenderal TNI AL Laksdya TNI Achmad Wibisono; Koordinator Staf Ahli Kasau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos.; Plt. Deputi I Kepala staf Kepresidenan Drs. Heru Kreshna Reza; Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ir. Martini Mohamad Paham, MBA.; Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Ignatius Purwanto, S.H.; Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Buya Amirsyah Tambunan; dan Plt. Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dr. Muhammad Tito Andrianto, S.H., M.H.

    Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI
    Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur

    Biro Humas Lemhannas RI
    Jalan Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta 10110
    Telp. 021-3832108/09
    http://www.lemhannas.go.id
    Instagram : @lemhannas_ri
    Facebook : lembagaketahanannasionalri
    Twitter : @LemhannasRI

  • Tawa Anak-Anak Papua Sambut Kehadiran Satgas Damai Cartenz, Hangatkan Panti Asuhan di Keerom

    Papua – Kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di dua panti asuhan di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (3/6/2026).

    Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyasar Panti Asuhan Muhammadiyah Arso X dan Panti Asuhan Shalom Arso VIII. Namun lebih dari sekadar menyerahkan bantuan, kehadiran para personel menjadi momen yang menghadirkan kehangatan dan kedekatan bagi anak-anak yang sehari-harinya tinggal jauh dari pelukan keluarga.

    Di Panti Asuhan Shalom Arso VIII, suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak dan personel Satgas bermain bersama. Gelak tawa terdengar saat berbagai permainan sederhana digelar. Anak-anak yang berasal dari berbagai wilayah pedalaman Papua, mulai dari Korowai, perbatasan Keerom hingga Pegunungan Bintang, tampak antusias memperkenalkan diri dan berbagi cerita tentang cita-cita mereka.

    Kebersamaan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat. Yang terlihat hanyalah sekelompok anak Papua yang menikmati perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan dari para personel yang hadir.

    Selain berinteraksi dengan anak-anak, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menyerahkan bantuan sosial kepada pengelola kedua panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada di bawah pembinaan panti.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Papua, khususnya generasi muda.

    “Anak-anak Papua adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga dan dukung bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Menurutnya, membangun Papua yang aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui upaya penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat hubungan kemanusiaan dan menumbuhkan harapan bagi generasi penerus.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

    “Melihat senyum dan kebahagiaan anak-anak merupakan energi positif bagi kami. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Ia menambahkan bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di Papua.

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran bahwa sentuhan kemanusiaan memiliki makna yang besar. Di tengah berbagai tantangan yang ada, senyum anak-anak Papua menjadi pengingat bahwa harapan selalu tumbuh dari kepedulian, kebersamaan, dan perhatian yang tulus.

    Melalui bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan bahwa menjaga Papua bukan hanya tentang menciptakan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi generasi yang akan melanjutkan masa depan Bumi Cenderawasih.

  • Desk Ketenagakerjaan Polri Berhasil Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Senilai Rp10 Miliar

    Jakarta – Desk Ketenagakerjaan Polri berhasil melaksanakan mediasi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan antara manajemen PT Kerta Gaya Pusaka dan 131 pekerja.

    Permasalahan tersebut bermula dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami para pekerja sejak tahun 2021. Hingga saat ini, para pekerja belum menerima kompensasi PHK maupun kekurangan upah yang menjadi hak mereka.

    Melalui fasilitasi dan mediasi yang dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026), yang dihadiri oleh Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea, perwakilan pekerja, serta manajemen PT Kerta Gaya Pusaka, para pihak akhirnya mencapai kesepakatan.

    Dalam hasil mediasi tersebut, manajemen PT Kerta Gaya Pusaka menyatakan kesediaannya untuk membayarkan kompensasi PHK dan kekurangan upah kepada 131 pekerja dengan total nilai mencapai Rp10 miliar.

    Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan keberhasilan penyelesaian kasus ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan hubungan industrial yang harmonis.

    “Desk Ketenagakerjaan Polri hadir untuk memastikan setiap permasalahan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara adil, profesional, dan mengedepankan dialog. Penyelesaian kasus PT Kerta Gaya Pusaka ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan restorative justice mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memenuhi hak-hak pekerja yang selama ini tertunda,” ujar Brigjen Pol. Mohammad Irhamni kepada Wartawan di Jakarta.

    Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif melalui upaya mediasi, perlindungan hukum, serta pengawasan terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan industrial.

    Keberhasilan penyelesaian sengketa ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan perlindungan ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat, dengan mengedepankan penegakan hukum yang berorientasi pada penyelesaian masalah, keadilan restoratif, serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan di Indonesia.

  • Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

    Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

    Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

    “Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

    Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

    Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

    Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

    Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.