News

  • Jumat Peduli Polda Metro Jaya, Ojol dan PHL Terima 500 Paket Sembako

    Jumat Peduli Polda Metro Jaya, Ojol dan PHL Terima 500 Paket Sembako

    Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan menyalurkan 500 paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) dan Pegawai Harian Lepas (PHL). Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalanan depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026).

    Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh personel Polda Metro Jaya dengan suasana humanis dan penuh keakraban. Para penerima bantuan tampak antusias menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada para pekerja lapangan yang setiap hari beraktivitas di wilayah Ibu Kota.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan Jumat Peduli merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Program ini, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen Kapolda Metro Jaya dan jajaran untuk terus berbagi serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

    “Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi dan peduli kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan saudara-saudara kita,” ujarnya.

    Salah satu perwakilan pengemudi ojol yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajaran atas kepedulian yang diberikan melalui program Jumat Peduli, seraya berharap kegiatan tersebut membawa manfaat dan keberkahan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan Jakarta.

  • Update Kasus DRL, Polda Metro Jaya Sampaikan Progres Penyidikan

    Update Kasus DRL, Polda Metro Jaya Sampaikan Progres Penyidikan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan penanganan perkara dengan tersangka berinisial DRL. Pemeriksaan terhadap DRL dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026 di ruang penyidik Polda Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, DRL hadir didampingi penasihat hukum pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Pemeriksaan oleh penyidik dimulai pukul 10.40 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB dengan total 35 pertanyaan. Setelah proses pemeriksaan, DRL diperkenankan pulang sekitar pukul 22.30 WIB.

    “Terhadap tersangka DRL tidak dilakukan penahanan dan yang bersangkutan dikenakan wajib lapor. Selain itu, proses penyidikan tetap berjalan secara profesional dan proporsional,” ujar Kabidhumas kepada awak media, Jumat (20/2/2026).

    Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mempedomani ketentuan hukum yang berlaku, termasuk yaitu Pasal 100 ayat (5) UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Disampaikan selanjut, saat ini penyidik akan melengkapi berkas perkara untuk segera dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    “Penyidik mengambil keputusan secara independen dan mengacu pada azas legalitas, profesionalitas, proporsionalitas dan akuntabilitas.

    Perkara DRL tetap berjalan meski tidak dilakukan penahanan. Penyidik akan melengkapi berkas perkara dan segera mengirimkannya ke JPU untuk menuntaskan proses penyidikan yang telah dimulai. Seluruh proses kami pastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

    Kabidhumas juga menegaskan bahwa masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya proses penyidikan sebagai bagian dari transparansi penegakan hukum. “Kami terbuka terhadap pengawasan publik. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

  • Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

    Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

    Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerbitkan direktif melalui Surat Telegram Kapolri serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Presiden Republik Indonesia terlaksana secara konsisten dan berkelanjutan dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

    Direktif tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Polsek, Polres, Polresta, Polrestabes, Polda, hingga Mabes Polri, dan memuat sejumlah poin yang wajib dilaksanakan guna mendukung implementasi Gerakan Indonesia ASRI secara menyeluruh, terstruktur, dan berkesinambungan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar pada 2 Februari 2026.

    Sebagai bentuk penguatan pelaksanaan di lapangan, Kapolri menunjuk Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., selaku Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Polri sebagai Ketua Satgas ASRI Polri. Satgas ini bertugas mengoordinasikan, mengendalikan, serta mengawasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI agar berjalan efektif, seragam, dan berjenjang di seluruh satuan kewilayahan.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tertib, sehat, dan profesional, sekaligus menghadirkan keteladanan institusi di tengah masyarakat.

    “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban memberi contoh. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas.

    Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tubuh Polri berlandaskan pada berbagai regulasi dan kebijakan strategis, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025, Surat Menteri Lingkungan Hidup tanggal 6 Februari 2026, taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2 Februari 2026, serta arahan Kapolri pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tanggal 10 Februari 2026.

    Berdasarkan landasan tersebut, seluruh Kapolda, Kapolrestabes, Kapolresta, Kapolres, hingga Kapolsek diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis, termasuk menyusun dan menetapkan kebijakan internal yang mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara konsisten.

    Gerakan Indonesia ASRI mencakup empat fokus utama, yaitu Aman (keamanan lingkungan dan ketertiban ruang publik), Sehat (kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan), Resik (kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara terintegrasi), serta Indah (estetika dan kenyamanan ruang publik).

    Sebagai bentuk implementasi konkret, Polri melaksanakan sejumlah kegiatan rutin. Setiap hari kerja, seluruh personel mengikuti kegiatan “Satu Jam Awal Resik”, yakni satu jam sebelum tugas operasional dimulai untuk membersihkan dan menata ruang kerja masing-masing. Selain itu, Polri juga melaksanakan “Korve Mako Terpadu” secara mingguan yang menyasar kebersihan halaman perkantoran, perumahan dinas atau asrama, drainase, hingga penataan instalasi kabel dan lingkungan sekitar.

    Tidak hanya berfokus pada internal, Polri juga menggelar kegiatan periodik “Polri Peduli Lingkungan” secara bulanan dengan menyasar fasilitas umum, baik internal maupun eksternal, seperti taman, rumah ibadah, dan ruang publik. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga sekitar sebagai bentuk penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat.

    Untuk memperkuat pesan gerakan, Polri melakukan branding dan visualisasi Gerakan Indonesia ASRI melalui media digital, dengan menayangkan poster dan materi kampanye melalui media sosial, videotron, serta sarana informasi lainnya tanpa mencetak fisik, tetap menyesuaikan kearifan lokal dan menampilkan identitas ASRI.

    Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri wajib melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara berjenjang atas pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

    “Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan yang humanis,” pungkasnya.

  • POLISI MENGAJI POLRES METRO DEPOK, SEMARAKKAN RAMADHAN 1447 H

    Depok – Dalam rangka menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Depok menggelar kegiatan Polisi Mengaji pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00 s/d 11.00 WIB, bertempat di Masjid Al Ikhlas Polres Metro Depok, Jl. Margonda Raya No. 14, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

    Kegiatan ini merupakan program Kapolres Metro Depok yang dilaksanakan bekerja sama dengan Organisasi Cipayung Plus, dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel Polres Metro Depok, sekaligus mempererat hubungan antara Kepolisian dan mahasiswa.

    Sebanyak 80 personel Polri dari Polres Metro Depok dan Polsek jajaran mengikuti kegiatan mengaji tersebut dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

    Adapun tim pengajar dalam kegiatan ini berasal dari unsur mahasiswa, yakni:
    HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah):
    Kapolres Metro Depok dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Mengaji akan dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali, setiap hari Kamis selama Bulan Suci Ramadhan.

    “Program ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel, serta mempererat silaturahmi antara Kepolisian dan mahasiswa, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kondusif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual semakin tertanam dalam diri setiap personel, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat dilakukan dengan penuh integritas, humanis, dan berlandaskan moral keagamaan.

  • SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Kehilangan, Warga Merasa Terbantu

    Jakarta — Pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga, Ibu Amiati, yang membuat laporan kehilangan STNK dan dokumen kendaraan lainnya pada Rabu (18/2/2026), mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya.

    “Saya Ibu Amiati, tadi membuat surat kehilangan STNK dan surat-surat lainnya. Pelayanannya mantap, baik. Terima kasih,” ujarnya singkat usai proses pembuatan laporan.

    Menurutnya, petugas SPKT memberikan arahan secara jelas dan membantu proses administrasi dengan cepat sehingga ia merasa terbantu dan nyaman selama berada di lokasi pelayanan.

    Kepala Siaga SPKT Polda Metro Jaya, Kompol Endah, menyampaikan bahwa apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran SPKT untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Ia menegaskan setiap laporan warga harus ditangani secara profesional, cepat, dan transparan.

    “Pelayanan yang humanis dan responsif adalah komitmen kami. Ini bagian dari implementasi Polri Presisi, yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap lini pelayanan,” ujarnya.

    SPKT Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk dalam pengurusan laporan kehilangan, pengaduan, maupun layanan kepolisian lainnya, agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan baik.

  • Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

    Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

    Jakarta – Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.

    Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga.

    “Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin,” kata Sugeng, Selasa (17/2/2026).

    Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi.

    “Modalnya pribadi,” ujarnya.

    Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.

    Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis.

    “Kopinya nanti gratis untuk masyarakat,” tuturnya.

    Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.

    Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana.

    Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.

  • Kapolres Metro Depok Kunjungi Vihara Gayatri Saat Perayaan Imlek 2026

    Kapolres Metro Depok Kunjungi Vihara Gayatri Saat Perayaan Imlek 2026

    Depok – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Depok berlangsung khidmat dan penuh kedamaian. Suasana tersebut tampak jelas di Vihara Gayatri, Kecamatan Tapos, pada Selasa (17/2/2026).

    Momen hangat penuh keceriaan terpancar tidak hanya dari para jemaat vihara, tetapi juga warga sekitar yang turut mendukung jalannya perayaan. Sikap toleransi antarumat beragama ini semakin memperkuat harmonisasi keberagaman di Kota Depok.

    Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, meninjau langsung pelaksanaan ibadah dan memastikan pengamanan berjalan optimal.

    “Ini yang kita harapkan, artinya wujud toleransi dan wujud negara melindungi segenap warganya untuk melakukan peribadatan sesuai agama dan keyakinan masing-masing,” ujar Abdul Waras di sela-sela kunjungan.

    Menurutnya, toleransi harus terus tumbuh dan berkembang di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kota Depok.

    “Karena kita yakin negara ini terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras yang dipersatukan oleh para pendahulu kita menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

    Ia menambahkan, seluruh rangkaian ibadah sejak malam perayaan hingga hari ini berjalan tanpa gangguan berarti. “Semua berjalan dengan baik, mulai dari malam ibadah perayaan Imlek-nya sampai hari ini,” ucapnya.

    Dalam pengamanan Imlek 2026, aparat memprioritaskan tiga lokasi dengan jumlah jemaat terbanyak, meskipun pengamanan tetap dilakukan merata di seluruh titik ibadah. Sebanyak 176 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk menjamin kekhusyukan ibadah umat Konghucu, termasuk di Vihara Gayatri.

    “Pengamanan yang kami terjunkan merupakan personel gabungan. Sejak kemarin ada beberapa titik yang kami lakukan pengamanan. Artinya semua kita samakan. Hanya saja ada tiga lokasi yang kita prioritaskan karena jumlah jemaatnya cukup banyak. Namun demikian, pengamanan di lokasi lain juga tetap sama,” jelasnya.

    Kapolres memastikan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah klenteng, pengamanan berjalan optimal dan perayaan berlangsung lancar.

    “Alhamdulillah, sejauh ini sesuai dengan pantauan kami di beberapa klenteng yang kami cek, baik dari segi pengamanan sudah dilakukan dengan baik dan juga dari segi perayaan, saudara-saudara kami yang melaksanakan ibadah Imlek berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan seluruh masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Pengurus Vihara Gayatri, Parman, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini berlangsung khidmat dengan jumlah pengunjung yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Kami beribadah untuk memohon agar tahun-tahun berikutnya lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Pengunjung sekarang lebih banyak dibandingkan dulu, karena suasananya lebih bebas, lebih aman, dan toleransinya lebih terasa, apalagi dengan adanya penjagaan dari Pak Kapolres dan jajaran,” ujarnya.

    Parman menyebut, jemaat yang hadir tidak hanya berasal dari Depok, tetapi juga dari wilayah Jabodetabek hingga Bandung. Puncak perayaan telah dilaksanakan pada malam sebelumnya melalui ibadah bersama dan penyalaan lilin sebagai simbol harapan.

    Memasuki Tahun Shio Kuda Api, Parman berharap tahun ini membawa semangat dan keberhasilan bagi masyarakat.

    “Kuda itu penuh semangat, api berkobar lebih semangat lagi. Harapannya ke depan hidup kita lebih semangat dan lebih sukses,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Siagakan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di Jakarta

    Polda Metro Jaya Siagakan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya.

    Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.

    “Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah. Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya Senin (16/2/2026).

    Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.

    Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.

  • Momen Kapolri Ikut Donor Darah saat Hadiri Baksos HUT ke-53 Buruh KSPSI

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut melaksanakan donor darah saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

    Kapolri awalnya meninjau langsung sejumlah rangkaian kegiatan ulang tahun dari KSPSI di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Ia melihat secara langsung buruh dan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal terkait acara tersebut.

    Seketika tiba di tempat donor darah, Sigit langsung memutuskan untuk ikut menyumbangkan dengan tujuan agar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan donor darah.

    Ia diperiksa oleh tenaga kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, Sigit pun melanjutkan dengan melakukan proses pendonoran darah.

    Usai mendonorkan darahnya, Sigit melanjutkan tinjauannya. Ia juga sempat berbincang, menyapa dan memenuhi keinginan buruh serta masyarakat yang ingin berfoto bersama.

    Dalam kegiatan tersebut, Sigit menegaskan komitmen Polri yang bakal terus mendukung perjuangan buruh untuk semakin sejahtera yang lebih baik. Menurutnya, hal tersebut harus dikawal dan dijaga.

    “Kami khususnya dari Polri akan terus dukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga,” ujar Sigit.

    Sigit berharap, ke depannya tercipta hubungan industrial yang baik. Perusahaan berjalan dan buruh mendapatkan kesejahteraannya.

    Dalam rangkaian HUT KSPSI dilaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, renovasi rumah buruh tak layak huni. Dalam kesempatan ini, Sigit menyampaikan selamat ulang tahun untuk serikat buruh tersebut.

    Sigit juga menekankan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena PHK.

    “Desk ketenagakerjaan tentunya terus optimal beri pendampingan termasuk carikan solusi yang dibutuhkan. Sehingga rekan buruh selalu mendapatkan pendampingan dan kepastian masa depan,” ucap Sigit.

    Lebih dalam, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh.

    “Pemerintah ingin dan terus mendorong lapangan kerja baru dengan berbagai macam program salah satunya program terkait membuka lapngan pekerjaan baik formal ataupun non formal program hilirisasi maupun program lain yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Kemudian bisa dapatkan lapangan kerja harapannya dengan adanya lapangan kerja menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi,” papar Sigit.

  • Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan

    Sikka – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).

    Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

    Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

    Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.

    Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.

    “Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.

    Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.

    “Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

    Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.

    “Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:
    1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis
    2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat
    3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus
    4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan

    Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana.