News

  • Ditsamapta Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Sakit Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Jakarta – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Metro Jaya mengevakuasi warga lanjut usia yang sedang sakit akibat banjir di Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026) malam.

    Kegiatan tersebut dipimpin AKP Ali Hajar dan IPTU Tego Suprihatin dengan melibatkan 10 personel. Petugas menyisir permukiman warga untuk memastikan masyarakat yang sakit maupun kelompok rentan segera mendapatkan bantuan.

    Seorang lansia yang dalam kondisi sakit dievakuasi ke tempat lebih aman agar dapat memperoleh penanganan lebih lanjut. Saat banjir terjadi, ketinggian air di kawasan tersebut sempat mencapai sekitar 100 sentimeter dan kini dilaporkan mulai berangsur surut.

    Direktur Samapta Wahyu Dwi Ariwibowo Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pihaknya memprioritaskan keselamatan warga yang sakit dan lansia dalam penanganan banjir.

    “Personel kami bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang sakit dan memastikan mereka mendapatkan bantuan. Kami terus memantau situasi dan siap memberikan pertolongan apabila dibutuhkan,” ujarnya.

  • Brimob Metro Jaya Tebar Kepedulian, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    Jakarta — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim di Masjid At-Taubah Satbrimob Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Brimob untuk terus hadir secara humanis di tengah masyarakat. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa aktivitas sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri. “Ramadan menjadi ruang memperkuat empati dan kedekatan dengan masyarakat. Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang langsung dirasakan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, program kepedulian sosial, termasuk santunan kepada anak yatim, dilaksanakan secara konsisten dan tidak terbatas pada momentum Ramadan semata. Langkah tersebut dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara personel dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

    Suasana hangat tampak sepanjang kegiatan. Personel Brimob berbaur dengan anak-anak yatim dan jamaah, sementara momen penyerahan santunan menghadirkan nuansa kebersamaan yang kental. Interaksi yang terjalin mencerminkan semangat berbagi yang menjadi esensi Ramadan.

    Melalui kegiatan tersebut, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

  • Brimob Metro Jaya Gelar Kurvey di Pasar Palmerah, Implementasi Program “Bang Jasri“

    Jakarta — Personel Detasemen Gegana Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kurvey bersama Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Pasar Palmerah, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengamanan di pusat aktivitas masyarakat Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI), yaitu mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kehadiran aparat di lapangan berfokus pada stabilitas keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan pasar.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kurvey rutin menjadi strategi preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. “Pengawasan yang konsisten efektif meminimalkan potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan, khususnya di ruang publik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi,” ujarnya.

    ia menjelaskan, kegiatan serupa yang dilakukan secara berkelanjutan kerap membuahkan hasil berupa temuan pelanggaran hingga potensi tindak pidana. Menurutnya, pola pengamanan preventif terbukti mampu menekan risiko gangguan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. “Pendekatan ini tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman,” tambahnya.

    Pelaksanaan kurvey di kawasan pasar dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama pedagang dan pengunjung. Stabilitas situasi serta lingkungan yang tertata menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

  • Eskalasi Meningkat, Ops Damai Cartenz 2026 Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

    JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat peningkatan signifikan gangguan keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada awal tahun 2026. Kondisi tersebut mendorong aparat melakukan penguatan personel secara bertahap sekaligus mengintensifkan penindakan terhadap sejumlah Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faisal Ramadhani, dalam keterangan pers di Jayapura, Jumat (20/2/2026), mengungkapkan bahwa tren kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami lonjakan drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Berdasarkan data yang dipaparkan, pada periode Januari hingga Februari 2025 tercatat tiga kejadian gangguan keamanan. Sementara pada periode yang sama di tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 23 kejadian hingga pertengahan Februari.

    “Ada situasi yang sangat signifikan dan ini sudah kami prediksi. Eskalasi ini meningkat sejak kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025 lalu. Sejak saat itu, gangguan keamanan di Yahukimo terus menunjukkan tren kenaikan,” ujar Brigjen Pol. Faisal.

    Untuk menekan ruang gerak kelompok bersenjata, Satgas Damai Cartenz melakukan penambahan kekuatan personel secara masif sejak awal tahun. Pada Januari 2026, jumlah personel ditingkatkan dari sekitar 80 orang menjadi 150 personel. Selanjutnya pada Februari 2026, kembali ditambah 50 personel sehingga total kekuatan yang dikerahkan di Yahukimo mencapai sekitar 250 personel.

    “Penambahan ini difokuskan untuk langkah pencegahan aksi dan pengejaran terhadap anggota kelompok yang sudah masuk dalam DPO kami,” tegasnya.

    Sejak November 2025 hingga Februari 2026, Satgas Damai Cartenz telah mengamankan 12 tersangka. Terbaru, tim gabungan berhasil meringkus dua DPO yang dinilai memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo, yakni Homi Heluka dan Simak Kipka.

    Homi Heluka diketahui memiliki rekam jejak keterlibatan dalam sejumlah tindak pidana, antara lain penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia, pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025, keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025, penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta penganiayaan berat terhadap warga sipil dan penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

    Sementara itu, Simak Kipka ditangkap terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pembakaran mobil Mitsubishi Triton milik Kepala Desa Almadi pada 18 Februari 2026 di sekitar Kantor DPRD Yahukimo.

    Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja terkoordinasi di lapangan serta bagian dari strategi penegakan hukum yang berkelanjutan.

    “Langkah yang kami lakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif. Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujarnya.

    Ia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.

    “Kami pastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai prosedur. Penegakan hukum ini semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga stabilitas wilayah,” tegasnya.

    Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut.

  • Buka Puasa Bersama dan ‘Commander Wish’, Kapolres Metro Bekasi Kota Ajak Personel Jaga Kamtibmas Ramadhan dengan Ikhlas

    BEKASI – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan Commander Wish yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Al-Mukmin Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (20/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi ajang penguatan internal sekaligus silaturahmi antarpersonel dalam menyambut keberkahan bulan suci Ramadhan.

    Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini dihadiri oleh pejabat utama dan seluruh personel jajaran Polres Metro Bekasi Kota.

    Dalam arahannya, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya dedikasi anggota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci.

    Kapolres berpesan agar setiap tugas yang dijalankan selama Ramadhan didasari oleh rasa ikhlas. “Jaga Kamtibmas selama bulan Ramadhan dengan penuh keikhlasan agar tugas tersebut menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

    Mengangkat tema “Ramadhan Asyik, Ramadhan Berkah”, kegiatan ini juga diisi dengan siraman rohani berupa ceramah kalbu yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Khan. Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Khan memberikan motivasi spiritual kepada para personel kepolisian untuk tetap semangat menjalankan tugas pelayanan di tengah ibadah puasa.

    Setelah mendengarkan arahan dan ceramah, rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama saat waktu Maghrib tiba. Suasana kebersamaan terlihat kental saat pimpinan dan bawahan duduk bersama menikmati hidangan berbuka, yang diharapkan dapat meningkatkan soliditas internal institusi dalam menjalankan tugas-tugas ke depan.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Metro Bekasi Kota untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan mental dan spiritual yang prima guna memberikan rasa aman bagi masyarakat selama bulan Ramadhan 1447 H.

  • Jumat Peduli Polda Metro Jaya, Ojol dan PHL Terima 500 Paket Sembako

    Jumat Peduli Polda Metro Jaya, Ojol dan PHL Terima 500 Paket Sembako

    Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan menyalurkan 500 paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) dan Pegawai Harian Lepas (PHL). Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalanan depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026).

    Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh personel Polda Metro Jaya dengan suasana humanis dan penuh keakraban. Para penerima bantuan tampak antusias menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada para pekerja lapangan yang setiap hari beraktivitas di wilayah Ibu Kota.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan Jumat Peduli merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Program ini, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen Kapolda Metro Jaya dan jajaran untuk terus berbagi serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

    “Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi dan peduli kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan saudara-saudara kita,” ujarnya.

    Salah satu perwakilan pengemudi ojol yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajaran atas kepedulian yang diberikan melalui program Jumat Peduli, seraya berharap kegiatan tersebut membawa manfaat dan keberkahan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan Jakarta.

  • Update Kasus DRL, Polda Metro Jaya Sampaikan Progres Penyidikan

    Update Kasus DRL, Polda Metro Jaya Sampaikan Progres Penyidikan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan penanganan perkara dengan tersangka berinisial DRL. Pemeriksaan terhadap DRL dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026 di ruang penyidik Polda Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, DRL hadir didampingi penasihat hukum pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Pemeriksaan oleh penyidik dimulai pukul 10.40 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB dengan total 35 pertanyaan. Setelah proses pemeriksaan, DRL diperkenankan pulang sekitar pukul 22.30 WIB.

    “Terhadap tersangka DRL tidak dilakukan penahanan dan yang bersangkutan dikenakan wajib lapor. Selain itu, proses penyidikan tetap berjalan secara profesional dan proporsional,” ujar Kabidhumas kepada awak media, Jumat (20/2/2026).

    Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mempedomani ketentuan hukum yang berlaku, termasuk yaitu Pasal 100 ayat (5) UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Disampaikan selanjut, saat ini penyidik akan melengkapi berkas perkara untuk segera dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    “Penyidik mengambil keputusan secara independen dan mengacu pada azas legalitas, profesionalitas, proporsionalitas dan akuntabilitas.

    Perkara DRL tetap berjalan meski tidak dilakukan penahanan. Penyidik akan melengkapi berkas perkara dan segera mengirimkannya ke JPU untuk menuntaskan proses penyidikan yang telah dimulai. Seluruh proses kami pastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

    Kabidhumas juga menegaskan bahwa masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya proses penyidikan sebagai bagian dari transparansi penegakan hukum. “Kami terbuka terhadap pengawasan publik. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

  • Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

    Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

    Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerbitkan direktif melalui Surat Telegram Kapolri serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Presiden Republik Indonesia terlaksana secara konsisten dan berkelanjutan dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

    Direktif tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Polsek, Polres, Polresta, Polrestabes, Polda, hingga Mabes Polri, dan memuat sejumlah poin yang wajib dilaksanakan guna mendukung implementasi Gerakan Indonesia ASRI secara menyeluruh, terstruktur, dan berkesinambungan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar pada 2 Februari 2026.

    Sebagai bentuk penguatan pelaksanaan di lapangan, Kapolri menunjuk Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., selaku Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Polri sebagai Ketua Satgas ASRI Polri. Satgas ini bertugas mengoordinasikan, mengendalikan, serta mengawasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI agar berjalan efektif, seragam, dan berjenjang di seluruh satuan kewilayahan.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tertib, sehat, dan profesional, sekaligus menghadirkan keteladanan institusi di tengah masyarakat.

    “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban memberi contoh. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas.

    Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tubuh Polri berlandaskan pada berbagai regulasi dan kebijakan strategis, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025, Surat Menteri Lingkungan Hidup tanggal 6 Februari 2026, taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2 Februari 2026, serta arahan Kapolri pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tanggal 10 Februari 2026.

    Berdasarkan landasan tersebut, seluruh Kapolda, Kapolrestabes, Kapolresta, Kapolres, hingga Kapolsek diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis, termasuk menyusun dan menetapkan kebijakan internal yang mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara konsisten.

    Gerakan Indonesia ASRI mencakup empat fokus utama, yaitu Aman (keamanan lingkungan dan ketertiban ruang publik), Sehat (kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan), Resik (kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara terintegrasi), serta Indah (estetika dan kenyamanan ruang publik).

    Sebagai bentuk implementasi konkret, Polri melaksanakan sejumlah kegiatan rutin. Setiap hari kerja, seluruh personel mengikuti kegiatan “Satu Jam Awal Resik”, yakni satu jam sebelum tugas operasional dimulai untuk membersihkan dan menata ruang kerja masing-masing. Selain itu, Polri juga melaksanakan “Korve Mako Terpadu” secara mingguan yang menyasar kebersihan halaman perkantoran, perumahan dinas atau asrama, drainase, hingga penataan instalasi kabel dan lingkungan sekitar.

    Tidak hanya berfokus pada internal, Polri juga menggelar kegiatan periodik “Polri Peduli Lingkungan” secara bulanan dengan menyasar fasilitas umum, baik internal maupun eksternal, seperti taman, rumah ibadah, dan ruang publik. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga sekitar sebagai bentuk penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat.

    Untuk memperkuat pesan gerakan, Polri melakukan branding dan visualisasi Gerakan Indonesia ASRI melalui media digital, dengan menayangkan poster dan materi kampanye melalui media sosial, videotron, serta sarana informasi lainnya tanpa mencetak fisik, tetap menyesuaikan kearifan lokal dan menampilkan identitas ASRI.

    Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri wajib melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara berjenjang atas pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

    “Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan yang humanis,” pungkasnya.

  • POLISI MENGAJI POLRES METRO DEPOK, SEMARAKKAN RAMADHAN 1447 H

    Depok – Dalam rangka menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Depok menggelar kegiatan Polisi Mengaji pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00 s/d 11.00 WIB, bertempat di Masjid Al Ikhlas Polres Metro Depok, Jl. Margonda Raya No. 14, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

    Kegiatan ini merupakan program Kapolres Metro Depok yang dilaksanakan bekerja sama dengan Organisasi Cipayung Plus, dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel Polres Metro Depok, sekaligus mempererat hubungan antara Kepolisian dan mahasiswa.

    Sebanyak 80 personel Polri dari Polres Metro Depok dan Polsek jajaran mengikuti kegiatan mengaji tersebut dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

    Adapun tim pengajar dalam kegiatan ini berasal dari unsur mahasiswa, yakni:
    HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah):
    Kapolres Metro Depok dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Mengaji akan dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali, setiap hari Kamis selama Bulan Suci Ramadhan.

    “Program ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel, serta mempererat silaturahmi antara Kepolisian dan mahasiswa, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kondusif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual semakin tertanam dalam diri setiap personel, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat dilakukan dengan penuh integritas, humanis, dan berlandaskan moral keagamaan.

  • SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Kehilangan, Warga Merasa Terbantu

    Jakarta — Pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga, Ibu Amiati, yang membuat laporan kehilangan STNK dan dokumen kendaraan lainnya pada Rabu (18/2/2026), mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya.

    “Saya Ibu Amiati, tadi membuat surat kehilangan STNK dan surat-surat lainnya. Pelayanannya mantap, baik. Terima kasih,” ujarnya singkat usai proses pembuatan laporan.

    Menurutnya, petugas SPKT memberikan arahan secara jelas dan membantu proses administrasi dengan cepat sehingga ia merasa terbantu dan nyaman selama berada di lokasi pelayanan.

    Kepala Siaga SPKT Polda Metro Jaya, Kompol Endah, menyampaikan bahwa apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran SPKT untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Ia menegaskan setiap laporan warga harus ditangani secara profesional, cepat, dan transparan.

    “Pelayanan yang humanis dan responsif adalah komitmen kami. Ini bagian dari implementasi Polri Presisi, yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap lini pelayanan,” ujarnya.

    SPKT Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk dalam pengurusan laporan kehilangan, pengaduan, maupun layanan kepolisian lainnya, agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan baik.