News

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

    BOGOR – Keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan ini dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Ketua Umum Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., beserta Bhayangkari. Hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Eddy Hartono, pejabat TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata.

    Salurkan 500 Paket Sembako, Layani 200 Warga melalui Bakti Kesehatan, Santuni 110 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, serta Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Megamendung
    Melalui kegiatan ini, Polri bersama Akpol ’90 Dhira Brata menyalurkan 500 paket sembako, memberikan layanan kesehatan gratis kepada 200 warga, serta menyerahkan santunan dan bantuan kebutuhan pokok kepada 110 anak yatim piatu dan dhuafa.

    Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, pemberian obat-obatan, pembagian kacamata baca gratis, serta paket imunitas. Kehadiran tenaga medis dan fasilitas yang memadai mendapat respons positif dari masyarakat.

    Wakapolri bersama Bhayangkari juga meninjau langsung lokasi kegiatan, menyapa warga, berdialog dengan penerima manfaat, dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

    Kehangatan interaksi tersebut mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kehadiran Polri dirasakan tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat langsung.

    Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.

    “Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian, empati, dan aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Sesuai petunjuk Bapak Kapolri, saya mengajak seluruh jajaran Polri mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Wakapolri.

    Kehadiran Polri juga dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakapolri dan seluruh jajaran Polri serta keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata. Kami merasakan bahwa Polri benar-benar hadir untuk masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga membantu warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini menjadi amal dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri,” ungkapnya.

    Selain kegiatan sosial dan kesehatan, acara ini juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan. Wakapolri bersama alumni Akpol ’90 Dhira Brata menanam pohon alpukat, sukun, dan durian sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan yang hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

    Komitmen tersebut dilanjutkan dengan pelepasan 90 ekor burung kutilang dan sejumlah burung merpati putih sebagai simbol harapan, kedamaian, dan harmoni antara manusia dengan alam, sekaligus ajakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

    Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat pelayanan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

  • Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

    Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor

    Bogor – Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis Pusdokkes Polri.

    Di tengah antusiasme masyarakat tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si. hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Tidak sekadar melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan, Wakapolri menyempatkan diri menyapa warga yang sedang mengantre, berbincang hangat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka satu per satu.

    Senyum dan sapaan Wakapolri disambut antusias oleh masyarakat. Suasana akrab terlihat saat ia menyusuri antrean warga yang didominasi para lansia, ibu rumah tangga, dan pekerja harian yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

    “Sehat-sehat terus ya Ibu dan Bapak,” sapa Wakapolri kepada warga yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.

    Kehadiran Wakapolri di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan warga. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan harus menjadi perhatian bersama.

    “Semoga masyarakat Bogor selalu sehat. Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun pengobatan yang tepat,” ujar Wakapolri.

    Wakapolri juga menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang ditemukan dalam kegiatan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius agar masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan.
    “Kami berharap hasil pemeriksaan kesehatan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan masyarakat secara lebih optimal. Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, kami akan mendorong Polres Bogor bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk melakukan tindak lanjut sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik dan berkesinambungan,” lanjutnya.

    Selain pelayanan kesehatan, Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata juga menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako kepada masyarakat termasuk anak perhatian khusus juga diberikan kepada anak yatim dan dhuafa.

    Pada sektor kesehatan, masyarakat memperoleh berbagai layanan mulai dari pemeriksaan tanda vital, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca, hingga pemberian 100 paket imunitas.
    Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah, Sp.OG., Subsp.Onk., menjelaskan bahwa seluruh layanan kesehatan telah dipersiapkan secara maksimal untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

    “Kami mempersiapkan kapasitas pelayanan kesehatan untuk sekitar 500 masyarakat. Seluruh tenaga medis, sarana kesehatan, obat-obatan, ambulans, hingga peralatan pemeriksaan telah kami siapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan maksimal,” ujar Kombes Pol dr. Alexy.

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pusdokkes Polri menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, cek kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, pembagian kacamata baca gratis, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
    Pelayanan kesehatan tersebut didukung oleh tim medis berjumlah 40 personel yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

    Dari kegiatan tersebut, sebanyak 204 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan hipertensi menjadi keluhan terbanyak yang ditemukan dengan 45 kasus, disusul ISPA sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia 8 kasus, keluhan mata 7 kasus, anemia 5 kasus, serta keluhan lainnya sebanyak 27 kasus.
    Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan upaya deteksi dini, terutama terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus yang memerlukan pemantauan serta pengobatan berkelanjutan.
    Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat pelayanan kesehatan yang diberikan. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Susanti, warga Desa Sukakarya.
    “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami jadi mengetahui kondisi kesehatan kami masing-masing. Pelayanannya sangat baik, para dokter dan anggota Polri juga ramah. Kami merasa senang karena Bapak Wakapolri datang langsung menyapa dan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kolaborasi antara Polri, Masyarakat, dan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga membangun kepedulian bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Semangat melayani yang diwujudkan melalui Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 ini sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

  • Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

    Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

    Ilaga, Papua Tengah – Di tengah sejuknya udara pegunungan dan aktivitas masyarakat yang berlangsung seperti biasa, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali hadir menyapa warga melalui patroli humanis di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (14/6/2026).

    Patroli tersebut tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi ruang interaksi yang hangat antara aparat keamanan dan warga. Personel berjalan menyusuri kawasan permukiman, menyapa masyarakat, berbincang dengan para orang tua, serta berinteraksi dengan anak-anak yang antusias menyambut kehadiran mereka.

    Bagi sebagian warga, kehadiran personel yang datang dengan senyum dan sapaan sederhana memberikan rasa tenang tersendiri. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, personel mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memastikan aktivitas warga dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Selain memantau situasi wilayah, personel juga berupaya membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat sebagai mitra utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun rasa aman sekaligus memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat Papua.

    “Keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepercayaan. Karena itu, kami terus mendorong personel untuk hadir, menyapa, mendengarkan, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan kedekatan tersebut, rasa aman akan tumbuh secara alami,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Papua.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa patroli humanis merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang mengedepankan sentuhan kemanusiaan.

    “Setiap interaksi yang terbangun dengan masyarakat memiliki arti penting. Ketika masyarakat merasa didengar dan diperhatikan, maka akan terbangun hubungan yang kuat antara aparat dan warga. Inilah yang terus kami jaga melalui berbagai kegiatan humanis di lapangan,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Respons positif masyarakat yang ditemui selama patroli menjadi gambaran bahwa pendekatan humanis mampu menciptakan suasana yang lebih hangat dan harmonis. Kehadiran personel di tengah aktivitas warga tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua.

    Melalui patroli rutin dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayanan sahabat masyarakat dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Jelang Hari Bhayangkara, Polres Depok Gandeng Forkopimda dan Jurnalis Lomba Mancing

    Jelang Hari Bhayangkara, Polres Depok Gandeng Forkopimda dan Jurnalis Lomba Mancing

    Depok, Jawa Barat – Dalam rangka memperingati HUT ke 80 Bhayangkara, Polres Metro Depok menggelar lomba mancing antar institusi juga jurnalis di pemancingan Kabeda, Beji, Sabtu (13/06/2026).

    Lomba yang diikuti oleh Forkopimda dan jurnalis ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi untuk membangun Kota Depok menjadi lebih baik.

    Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras menjelaskan rangkaian hari Bhayangkara dengan menggandeng seluruh pihak merupakan bentuk perwujudan sinergi antara kepolisian dengan seluruh instansi pun elemen masyarakat.

    “Ini sebagai sarana kita untuk silaturahim dengan momen Hari Bhayangkara ini, sehingga silaturahmi ini bisa terus berjalan untuk saling mensupport ya, masing-masing sesuai dengan tugas pokoknya untuk membangun Kota Depok,” ujarnya.

    Wali Kota Depok, Supian Suri  yang turut menjadi peserta lomba pun menyambut hangat rangkaian acara ini. Menurutnya, apa yang sudah berjalan sejauh ini antara kepolisian dan pemerintahan sudah baik.

    “Mudah-mudahan semakin semangat untuk melayani warga Indonesia termasuk di Depok, melayani warga Depok,” tutur Supian.

    Harapan yang sama juga dihaturkan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna. Dengan adanya agenda mancing bersama ini, menjadi momen hangat untuk memperluas komunikasi yang selaras.

    “Tujuannya tidak lain tidak bukan, ya kebersamaan. Apapun ketika kita komunikasi dengan baik, selaras, enggak ada hal yang Insyaallah menjadi ganjalan. Kalau ini semua dirajut sedemikian rupa, Insyaallah Depok semakin maju,” pungkasnya.

    Jelang Hari Bhayangkara, Polres Depok Gandeng Forkopimda dan Jurnalis Lomba Mancing

  • Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Cinere Gelar Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang

    Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Cinere Gelar Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang

    CINERE, Depok – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Guankantibmas), Polsek Cinere menggelar kegiatan Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang di wilayah hukum Polsek Cinere pada Sabtu dini hari, 13 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 02.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Panit Lantas/Piket Pawas, IPDA Priyogusta.

    Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan di halaman Mapolsek Cinere yang dipimpin oleh IPDA Supriyanto selaku Panit Patroli/Piket Pawas. Dalam arahannya, IPDA Supriyanto menekankan pentingnya sinergi dan kewaspadaan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas.

    “Malam ini kita melaksanakan Razia Stasioner Cipta Kondusif (Cipkon) atas perintah pimpinan. Sasaran utama kita adalah antisipasi tawuran, geng motor, begal, curat, curas, hingga premanisme dan peredaran narkoba,” tegas IPDA Supriyanto.

    Ia juga berpesan kepada 10 personel yang terlibat agar selalu menerapkan buddy system (saling menjaga rekan kerja) guna menjamin keselamatan diri serta tetap mengedepankan sikap humanis dan sopan santun saat berinteraksi dengan masyarakat.

    Patroli dan razia menyasar sejumlah titik rawan di antaranya:

    • Jl. Raya Limo (Jembatan Tol Limo)
    • Jl. Tiga Putra, Kelurahan Meruyung
    • Jl. Raya Irigasi Krukut
    • South City (Perbatasan Cinere – Tangsel)
    • Jl. Brigif Gandul (Perbatasan dengan Jagakarsa)

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan selektif dan memberikan imbauan secara persuasif. Di Jl. Raya Meruyung dan Jl. Cilobak Pangkalan Jati, petugas mendapati sejumlah pelanggaran lalu lintas ringan, seperti pengendara motor yang tidak menggunakan helm, tidak melengkapi spion, serta pengendara yang masa berlaku SIM atau TNKB-nya telah habis. Terhadap pelanggar, petugas memberikan teguran simpatik dan imbauan agar segera melengkapi dokumen serta kelengkapan kendaraan. Selain razia kendaraan, tim gabungan juga menyisir lingkungan permukiman warga untuk memastikan situasi aman. Petugas turut membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul di jam larut malam dan mengarahkan mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Patroli Cipta Kondisi ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Cinere berkomitmen untuk terus rutin melaksanakan kegiatan serupa guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat di wilayah Limo dan Cinere.

  • Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

    Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

    JAKARTA PUSAT, 14 JUNI 2026 – Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat memastikan tetap memberikan pelayanan pengamanan prima terhadap aksi unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen kampus di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kendati demikian, pihak kepolisian menyayangkan pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut tidak didahului dengan penyampaian surat pemberitahuan resmi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

    Langkah pengamanan preventif yang dilakukan oleh kepolisian ini didasari atas kesiapsiagaan deteksi dini patroli siber dan media sosial. Jajaran Polri telah menyiapkan skema pelayanan keamanan secara matang setelah memantau sebaran flyer ajakan unjuk rasa yang telah beredar luas di berbagai platform media sosial beberapa waktu sebelumnya termasuk pengaturan, informasi dan rekayasa arus lalu lintas.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pihaknya sempat menerima koordinasi awal secara informal. “Pada Kamis dini hari tanggal 11 Juni 2026 sekitar pukul 02.56 WIB, kami menerima informasi awal berupa dokumen PDF surat pemberitahuan aksi dari salah satu mahasiswa UI melalui pesan digital. Namun, saat petugas mencoba melakukan komunikasi lanjutan serta verifikasi, pesan konfirmasi tersebut sama sekali tidak mendapatkan respons dari pihak penanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dalam keterangannya.

    Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur administrasi demi menjaga ketertiban ruang publik. Sesuai dengan mandat Pasal 10 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, setiap penanggung jawab aksi wajib menyampaikan surat pemberitahuan secara tertulis dan formal.

    “Aturan hukum kita secara tegas mengamanatkan bahwa surat pemberitahuan kegiatan aksi harus disampaikan langsung oleh penanggung jawab kegiatan kepada kepolisian, dan wajib sudah diterima oleh Polri setempat selambat-lambatnya 3×24 jam sebelum kegiatan dimulai. Hal ini sangat krusial agar Polri dapat memetakan manajemen risiko, menyiapkan pelayanan pengamanan yang proporsional, serta mengantisipasi agar hak-hak pengguna jalan lainnya tidak terganggu. Namun, sampai dengan kegiatan aksi berlangsung, tidak ada surat pemberitahuan resmi fisik yang kami terima,” jelas Kapolres secara tegas.

    Meskipun terdapat kelalaian prosedur administrasi dari pihak penyelenggara, Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan menerjunkan personel pengamanan di sekeliling kawasan Bundaran HI guna mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar tidak disusupi oleh oknum anarkis. Pihak kepolisian berkomitmen menjamin hak warga negara sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum.

    “Polri senantiasa menghormati hak setiap warga negara dalam berserikat dan berkumpul. Oleh karena itu, berdasarkan flyer konsolidasi yang beredar di media sosial beberapa hari sebelumnya, kami langsung sigap menyiapkan pelayanan pengamanan di lokasi. Kami meminta ke depan seluruh elemen mahasiswa dapat bertindak lebih cermat dan patuh pada aturan demi menjaga situasi kamtibmas Jakarta yang kondusif,” pungkasnya.

    Menutup pernyataan tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau kepada seluruh masyarakat dan elemen demonstran untuk selalu mengutamakan komunikasi yang transparan dengan aparat penegak hukum sebelum menggelar kegiatan massa. Peserta unjuk rasa diminta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berkembang di ruang digital. Jika masyarakat membutuhkan informasi arus lalu lintas, pengawalan, atau ingin melaporkan adanya potensi gesekan di lapangan, silakan menghubungi kantor polisi terdekat atau menggunakan layanan darurat Call Center resmi Polri 110.

  • Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Jakarta – Tim Patra Ki 4 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara mencegah aksi tawuran di Jalan Beting Remaja RW 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka terdiri dari dua anak berhadapan dengan hukum atau ABH, serta satu orang berinisial MY (20).

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, pengamanan tersebut berawal saat Tim Patra bersama Tim Perintis Presisi melaksanakan patroli kewilayahan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    “Saat melaksanakan patroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Tim kemudian segera melakukan pembubaran dan pengamanan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Henik, Sabtu (13/6/2026).

    Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit dan satu stik golf.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiganya diduga telah berkumpul di kawasan Beting Remaja dan berencana melakukan tawuran dengan kelompok dari wilayah Malaka. Namun sebelum aksi tersebut terjadi, petugas berhasil mengamankan ketiganya berikut barang bukti.

    Kombes Henik menjelaskan, patroli malam hingga dini hari terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

    “Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat agar tidak berkembang menjadi aksi yang meresahkan masyarakat,” katanya.

    Selanjutnya, dua ABH dan satu tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada Polsek Koja Polres Metro Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Saat ini, ketiganya telah ditahan di Polsek Koja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah remaja maupun pemuda terlibat tawuran,” tutupnya.

  • Komplotan Curanmor Lintas TKP di Johar Baru Dibekuk, Tiga Pelaku Ditangkap dan Satu Masih Buron

    Komplotan Curanmor Lintas TKP di Johar Baru Dibekuk, Tiga Pelaku Ditangkap dan Satu Masih Buron

    Jakarta Pusat – Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Johar Baru yang dipimpin Iptu Boy Fernanda berhasil membongkar komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah lokasi di wilayah Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan tersebut, tiga pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan sepeda motor yang diterima pihaknya pada Mei 2026.

    “Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan alat bukti, kami berhasil mengidentifikasi para pelaku. Secara bertahap tiga tersangka berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aksi pencurian,” kata Saiful Anwar, Rabu (10/6/2026).

    Kasus pertama terjadi pada 15 Mei 2026 di Jalan Rawasari, Kelurahan Galur, Johar Baru. Korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Genio dengan nilai kerugian sekitar Rp23 juta. Berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV dan penyelidikan di lapangan, polisi mengidentifikasi keterlibatan empat orang pelaku.

    Selanjutnya, pada 26 Mei 2026, polisi kembali menerima laporan pencurian sepeda motor Honda Astrea Prima di kawasan Johar Baru. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil menangkap tersangka inisial J J pada malam hari dan menemukan alat berupa kunci letter L yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan.

    Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada pelaku lain. Polisi menangkap inisial A A pada 31 Mei 2026 di kawasan Paseban, Senen. Sementara tersangka inisial MWP berhasil diamankan pada 9 Juni 2026 di kawasan Kramat Pulo Gundul, Johar Baru.

    Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan merusak kunci kontak kendaraan menggunakan alat khusus berupa letter T dan letter L sebelum membawa kabur sepeda motor korban.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

    “Kami berkomitmen menindak tegas pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dalam merespons laporan masyarakat dan menjaga keamanan wilayah Jakarta Pusat,” ujar Reynold.

    Berdasarkan hasil interogasi, sepeda motor Honda Genio hasil curian dijual oleh pelaku berinisial Reza yang kini masih buron melalui media sosial dengan harga Rp2,5 juta. Uang hasil penjualan kemudian dibagi kepada para pelaku sesuai peran masing-masing.

    Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa STNK asli kendaraan korban, satu unit sepeda motor hasil curian, kunci pas, kunci letter L, serta peralatan yang digunakan untuk melakukan aksi pencurian.

    “Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang berstatus DPO dan mendalami kemungkinan keterlibatan para tersangka dalam kasus curanmor lainnya. Masyarakat juga kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan pengaman tambahan pada kendaraannya, dan masyarakat bisa melaporkan kejadian kriminal lainnya kelayanan kepolisian 110 ,” tambah Saiful.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Polisi saat ini masih terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan penadah maupun kemungkinan lokasi kejadian lainnya yang melibatkan para pelaku.

  • Terima Sertifikat IBDP SMA KTB, Kapolri: Cetak Generasi Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Terima Sertifikat IBDP SMA KTB, Kapolri: Cetak Generasi Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan.

    Sertifikat itu diserahkan langsung oleh Umeet Shah selaku Chief Finance Officer of International Baccalaureate Organization (IBO). Dalam kesempatan yang sama, dikukuhkan pula Pengurus Eksekutif Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB).

    “Alhamdulillah hari ini kita telah meresmikan kegiatan pengukuhan pengurus eksekutif Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara, sekaligus kita
    mendapatkan penyerahan sertifikat IBDP dari International Baccalaureate Organization untuk SMA KTB,” kata Sigit dalam jumpa pers, Kamis (11/6/2026).

    Menurut Sigit, untuk mendapatkan sertifikat IBDP tersebut, Polri yang bersinergi dengan seluruh pihak telah menjalani proses yang begitu ketat. Sebab itu, Sigit mengapresiasi tim yang telah bekerja keras untuk meraih sertifikat tersebut.

    “Tentunya saya berterima kasih atas kerja keras tim, dan saya juga berterima kasih kepada yang terhormat Bapak Umeet Shah yang telah mendukung penuh dan memberikan sertifikat IBDP, dimana prosesnya betul-betul dilaksanakan dengan ketat,” ujar Sigit.

    Dengan adanya sertifikat tersebut, Sigit menegaskan, Polri bakal terus mendukung dan melaksanakan program Presiden Prabowo Subianto terkait membentuk sekolah unggulan, bagi seluruh generasi muda Indonesia.

    “Yang kemudian kita persiapkan untuk menjadi generasi-generasi muda unggulan yang siap untuk kita berikan pilihan, apakah mereka nanti masuk ke sekolah-sekolah kedinasan yang ada di Indonesia maupun masuk ke sekolah-sekolah unggulan, universitas-universitas unggulan yang ada di internasional,” ucap Sigit.

    Sigit pun berharap, SMA KTB bisa menjadi salah satu sekolah unggulan. “Dan tentunya target dan harapan kita kita bisa masuk sekolah unggulan internasional sepuluh besar ya, harapan kita seperti itu,” ucap Sigit.

    Lebih dalam, Sigit menekankan, SMA KTB bisa menjadi sarana pendidikan yang mampu mencetak generasi pemimpin masa depan yang unggul demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    “Dan mudah-mudahan seluruh kerja keras yang dilakukan, baik mulai dari rekrutmen sampai dengan proses pendidikan yang sekarang sudah berlangsung, saat ini sudah berjalan dua gelombang, kita harapkan betul-betul bisa mencetak generasi muda, generasi muda
    calon-calon pemimpin di masa yang akan datang untuk mewujudkan visi Indonesia
    Emas 2045,” tutup Sigit.

  • Patroli Brimob Metro Jaya di Jakarta Utara Bantu Warga Sakit ke Rumah Sakit

    Patroli Brimob Metro Jaya di Jakarta Utara Bantu Warga Sakit ke Rumah Sakit

    Jakarta Utara — Personel Tim Patra Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya membantu seorang warga yang mengalami sakit saat melaksanakan patroli dini hari di wilayah Jakarta Utara, Kamis (11/6/2026).

    Kegiatan patroli tersebut dilakukan bersama jajaran Polres Metro Jakarta Utara dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Patroli menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, mulai dari wilayah Koja, Kelapa Gading, Sunter, Papanggo hingga Warakas.

    Di sela kegiatan patroli, personel mendapati seorang warga yang mengeluhkan sakit perut dan sesak napas. Melihat kondisi tersebut, petugas segera memberikan bantuan dan mendampingi warga tersebut menuju rumah sakit IHC Port Medical Center untuk mendapatkan penanganan medis.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

    “Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, personel Brimob juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto.

    Hingga patroli berakhir menjelang pagi, situasi di wilayah Jakarta Utara terpantau aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban lingkungan dan segera menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.