News

  • Pengamanan Humanis, Aksi Mahasiswa di Mabes Polri Berlangsung Kondusif

    Jakarta – Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, berakhir dengan aman dan tertib. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat tersebut berlangsung dalam situasi kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

    “Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Budi kepada awak media di lokasi, Jumat (27/2/2026).

    Ia menjelaskan, meski sempat terjadi dinamika di lapangan, tidak ada kerusakan fasilitas umum maupun bentrokan fisik selama aksi berlangsung. Aparat tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi.

    “Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal Polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” jelasnya.

    Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi, terlebih di tengah bulan suci Ramadan. Menurutnya, kebebasan berpendapat tetap harus diiringi dengan penghormatan terhadap norma dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

    “Kami mengajak, apalagi di bulan suci Ramadan ini, ada norma dan etika yang perlu kita jaga bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi tetap menghormati masyarakat yang sedang berpuasa,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Budi memastikan seluruh tuntutan dan aspirasi mahasiswa menjadi perhatian Polri. Ia menyebut hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal, termasuk di tingkat pimpinan.

    “Setiap poin yang disampaikan tentu menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kami di internal kepolisian,” katanya.

    Terkait permintaan audiensi yang disampaikan massa aksi, Budi menyatakan hal itu akan diteruskan untuk dikaji lebih lanjut. Ia menambahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memantau jalannya kegiatan tersebut.

    “Nanti akan kami sampaikan dan dikaji. Tentunya Bapak Kapolri juga memantau kegiatan ini,” pungkasnya.

  • Santunan dan Buka Bersama di Kwitang, Brimob PMJ Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Anak Yatim

    Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama di Masjid At Taubah, Kwitang, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kabagrenmin bersama jajaran perwira dan personel sebagai bentuk kepedulian sosial yang terbuka bagi masyarakat. Santunan disalurkan kepada anak-anak Yayasan Rumah Piatu Muslimin dalam kegiatan tersebut.

    Rangkaian acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, dilanjutkan doa bersama dan buka puasa bersama jamaah. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang langsung dirasakan penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat. Kehadiran Brimob dalam kegiatan tersebut menegaskan peran kepolisian sebagai sahabat masyarakat yang hadir dengan pendekatan humanis.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan Polri yang semakin humanis dan responsif terhadap kebutuhan sosial. “Kami ingin kehadiran Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat kepedulian kepada sesama, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian,” ujarnya.

    Kabagrenmin Satbrimob Polda Metro Jaya yang turut hadir menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud pengabdian sosial yang berkelanjutan. “Silaturahmi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini akan memperkuat rasa kebersamaan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.

    Melalui kegiatan santunan dan buka bersama ini, Brimob Polda Metro Jaya berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kepedulian dan kebersamaan yang terjaga, stabilitas kamtibmas dapat semakin kuat karena dibangun atas dasar hubungan yang harmonis antara Brimob dan warga.

  • Polda Metro Jaya Rakor Satgas Saber Pangan, Antisipasi Rawan Bapokting Dua Pekan Jelang Hari Raya

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan di Rupatama Lantai 2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (26/2/2026). Rakor ini digelar untuk menguatkan pengawasan harga, keamanan, dan mutu bahan pokok penting menjelang Hari Raya.

    Rakor dipimpin Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, S.H., S.I.K., M.Si. pihak hadir, mulai dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, Perumda Pasar Jaya, dinas-dinas terkait, hingga perwakilan pedagang.

    Dalam daftar undangan, turut hadir Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Selain itu, hadir pula Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) sebagai perwakilan pedagang pasar.

    AKBP Ardila menyebut Satgas di lapangan sudah melakukan pemantauan. “Selama ini sudah dilakukan pengecekan oleh anggota Satgasda sebanyak 46 titik pengecekan dan berjalan dengan lancar,” katanya dalam rakor.

    Meski begitu, ia menyoroti temuan yang masih banyak terjadi di lapangan, salah satunya pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). AKBP Ardila meminta dukungan lintas instansi untuk mendorong penertiban administrasi tersebut. “Kendalanya di lapangan, pedagang yang kita temui banyak yang belum memiliki NIB,” ujarnya.

    AKBP Ardila juga mengingatkan agar pengecekan komoditas dilakukan tepat sasaran sesuai dengan Bapokting (Barang Pokok dan Barang Penting) sebagaimana Permendag Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pelaporan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting).

    Agar data yang dilaporkan oleh petugas yang dilapangan sesuai dan riil dengan hasil pemeriksaan di Pasar, AKBP Ardila meminta petugas yang turun melakukan pengecekan dengan serius. “Tanyakan harga bahan pokok lebih dari sekali untuk memastikan harga riil yang bisa dilaporkan kepada pimpinan,” katanya.

    Dari paparan para peserta, Bulog menyampaikan stok beras dan minyak goreng masih mencukupi untuk intervensi pasar di DKI Jakarta. Sementara DPMPTSP menyatakan akan melakukan pembinaan ke pasar-pasar dan mendorong pendataan pedagang yang belum memiliki NIB agar bisa direkomendasikan dan dipercepat proses penerbitannya.

    Rakor ditutup dengan penyampaian komitmen sinergisitas dari seluruh Stakeholder untuk melakukan pengawasan secara teratur dan tertib dalam mengawasi Barang Pokok dan Barang Penting guna menekan Harga sesuai dengan edaran dari pemerintah agar masyarakat mendapatkan pangan dengan harga wajar, aman dan bermutu.

  • Ditreskrimsus PMJ Koordinasikan Pengendalian Harga Bapokting dan Legalitas Pedagang

    Dalam rangka menjaga stabilitas harga, keamanan, serta mutu pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melalui Subdit I Indag menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan, Kamis (26/2/2026) di Rupatama Lt.2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

    Rapat dipimpin langsung oleh AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kasubdit I Indag Polda Metro Jaya, dan dihadiri oleh berbagai unsur strategis mulai dari Bapanas RI, Bulog, Perumda Pasar Jaya, dinas terkait dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, hingga para Kasat Reskrim jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Dalam paparannya, AKBP Ardila menyampaikan bahwa hingga saat ini Satgasda telah melakukan pengecekan di 46 titik dan berjalan lancar.

    Namun, masih ditemukan kendala di lapangan, salah satunya banyak pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menertibkan pedagang yang belum memiliki legalitas usaha, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif hingga pencabutan kontrak kios apabila tetap melanggar ketentuan, terutama jika menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Selain itu, pengawasan komoditas strategis juga menjadi perhatian serius. Untuk jagung pipilan kering misalnya, petugas diminta memastikan pengecekan dilakukan pada komoditas yang tepat, yakni jagung untuk pakan ternak, bukan jagung konsumsi.

    Begitu pula dengan kedelai, pengecekan difokuskan pada pengrajin tahu dan tempe, bukan hanya di pasar.

    Dari data Bapanas, harga cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan hingga 45,45 persen.

    Titik kritis pengawasan harga disebut berada dalam dua minggu menjelang Hari Raya.

    Oleh karena itu, tindakan tegas terhadap pelanggaran HET diharapkan segera dioptimalkan.

    Sementara itu, Bulog memastikan bahwa stok beras dan minyak goreng dalam kondisi mencukupi untuk intervensi pasar di wilayah DKI Jakarta.

    Bulog juga membuka peluang bagi pedagang untuk menjadi penyalur Minyakita, dengan syarat telah memiliki NIB dan akun Simira.

    Dinas PMPTSP pun menyatakan kesiapan untuk melakukan pembinaan dan percepatan penerbitan NIB bagi pedagang yang belum memiliki legalitas usaha. Penutupan usaha dapat dilakukan apabila pelaku usaha tidak memiliki NIB sama sekali.

    Rakor ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan, melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar, serta memastikan distribusi bahan pokok tetap aman dan terkendali.

    Dengan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri dengan tenang, tanpa dibayangi keresahan akibat gejolak harga dan distribusi pangan.

  • Patroli Dialogis di Paniai, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kedepankan Pendekatan Humanis

    Jayapura – Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli dialogis pada Jumat (27/2) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

    Patroli tersebut dilakukan dengan menyambangi sejumlah titik yang dianggap rawan serta berdialog langsung dengan warga setempat. Dalam kegiatan itu, personel Satgas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menjaga keamanan.

    “Patroli dialogis ini bertujuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujarnya.

    Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa pendekatan dialogis menjadi strategi utama dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

    “Selain menjaga keamanan, kami juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan humanis. Dengan kehadiran personel di lapangan yang menyapa dan berdialog langsung dengan warga, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat,” kata Kombes Pol Adarma.

    Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan menjaga lingkungan masing-masing sangat dibutuhkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan akan terus melaksanakan patroli rutin dan kegiatan preventif lainnya di wilayah rawan guna menjamin aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.

  • Buka Puasa Bareng OKP, Ormas hingga Mahasiswa, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Dukung Program Pemerintah

    Buka Puasa Bareng OKP, Ormas hingga Mahasiswa, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Dukung Program Pemerintah

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

    Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.

    “Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

    Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri. “Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

    Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya. Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi.

    “Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

    Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.

    “Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

    Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.

    “Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

  • Setelah Eropa dan Amerika, Rasa Bhayangkara Nusantara Resmi Hadir di Timur Tengah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Presiden Prabowo Subianto

    Setelah Eropa dan Amerika, Rasa Bhayangkara Nusantara Resmi Hadir di Timur Tengah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Presiden Prabowo Subianto

    Jeddah — Diplomasi kultural Indonesia kembali mencatatkan capaian strategis di panggung global. Setelah mendapat perhatian luas di Benua Eropa dan Amerika, Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program kini resmi hadir di kawasan Timur Tengah.

    Buku tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri Dedi Prasetyo kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah dalam rangkaian kegiatan Courtesy Call di Jeddah, Kamis (26/2/2026). Penyerahan ini menandai secara resmi kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Timur Tengah sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di mata dunia.

    Penyerahan buku tersebut diterima langsung oleh Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron Bahauddin Ambary, sekaligus menjadi simbol penguatan peran perwakilan Indonesia di luar negeri dalam menyampaikan narasi kebijakan nasional secara lebih inklusif dan mudah dipahami oleh komunitas internasional.

    Instrumen Diplomasi Kultural Indonesia

    Sementara itu, dari tempat terpisah, penyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara, Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, menegaskan bahwa buku ini sejak awal dirancang sebagai instrumen diplomasi negara.

    “Kehadiran buku ini menjadi instrumen diplomasi yang strategis. Buku ini membantu para Duta Besar Republik Indonesia di berbagai negara, termasuk di Jeddah, untuk menjelaskan kepada khalayak internasional tentang kekayaan, keberagaman, serta keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia,” ujar Dirgayuza Setiawan.

    Menurutnya, buku ini tidak hanya berbicara tentang kuliner, tetapi juga menyampaikan pesan kebijakan negara melalui pendekatan budaya yang universal dan mudah diterima lintas bangsa.

    MBG Jadi Perhatian Dunia

    Dirgayuza Setiawan menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kini telah menjadi perhatian dan perbincangan berbagai tokoh dunia.

    “Dalam berbagai forum internasional, MBG bahkan disebut sebagai salah satu world program yang mendapat dukungan dan atensi global, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hingga saat ini, tercatat 107 negara telah melaksanakan program serupa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat,” jelasnya.

    Sebagai negara dengan kekayaan budaya kuliner yang membentang dari Sabang hingga Merauke, ratusan adat dan tradisi, serta ragam bahan pangan lokal, Indonesia memiliki keunikan tersendiri dalam implementasi MBG. Keragaman tradisi memasak dan kearifan lokal menjadikan pelaksanaan MBG di Indonesia sebagai salah satu yang paling beragam di dunia.

    Keberagaman inilah yang kini menjadi perhatian berbagai bangsa. Indonesia tidak hanya menjalankan program pemenuhan gizi, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan potensi pangan lokal dalam setiap implementasinya.

    Dari London, Davos, Amerika Serikat hingga Jeddah

    Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Jeddah melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah hadir di berbagai pusat dunia. Pada 21 Januari 2026, buku ini diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris di London. Selanjutnya, buku tersebut diperkenalkan dalam forum global World Economic Forum di Davos, Swiss, sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia, dan Buku versi Bahasa Inggris ini juga telah diperkenalkan di KBRI Washington D.C., Amerika Serikat bersama kunjungan Presiden Prabowo beserta delegasi sebelum akhirnya menjangkau Timur Tengah dibawa langsung oleh Wakapolri.

    Sejumlah media internasional menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan baru diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang komunikatif dan mudah diterima oleh komunitas global.,

  • Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tegaskan Profesionalisme Penegakan Hukum terhadap Anggota KKB

    Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Tegaskan Profesionalisme Penegakan Hukum terhadap Anggota KKB

    Jayapura, 26 Februari 2026 – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menegaskan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat.

    Salah satu tersangka anggota KKB berinisial N-M yang diketahui beroperasi di wilayah Yahukimo saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tersangka telah ditetapkan dalam status penyidikan dan diproses melalui mekanisme hukum yang sah. Pada saat ini, proses hukum telah memasuki Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada pihak Kejaksaan. Tahap II dilaksanakan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum.

    P-21 merupakan istilah dalam sistem peradilan pidana yang menandakan bahwa hasil penyidikan telah dinyatakan lengkap secara formil dan materiil oleh pihak kejaksaan. Artinya, unsur-unsur pidana yang disangkakan telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah, sehingga perkara dinilai siap untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan dan selanjutnya disidangkan di pengadilan. Dengan demikian, Tahap II menjadi momentum peralihan tanggung jawab penanganan perkara dari penyidik kepada jaksa penuntut umum.

    Dalam perkara tersebut, Natan Matuan disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait dugaan kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang terjadi pada Desember 2025 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan proses hukum dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

    “Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum serta tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia,” ujar Faizal.

    Ia menambahkan bahwa pengembangan perkara masih terus dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan, tanpa membuka rincian teknis yang dapat menghambat proses penyidikan.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menegaskan akan menindak tegas setiap tindak pidana yang mengarah pada upaya separatisme dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan dalam kerangka penegakan hukum yang sah dan terukur.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa penindakan terhadap KKB merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga rasa aman masyarakat. Kami melaksanakannya secara tegas dan terukur, namun tetap dalam bingkai legalitas serta akuntabilitas,” kata Adarma.

    Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas di Papua serta melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman kelompok kriminal bersenjata. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada institusi yang berwenang demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

  • Pererat Silaturahmi Lewat Tarawih Keliling, Brimob PMJ Minta Warga Laporkan ke 110 Jika Ada Gangguan Kamtibmas

    Pererat Silaturahmi Lewat Tarawih Keliling, Brimob PMJ Minta Warga Laporkan ke 110 Jika Ada Gangguan Kamtibmas

    Tangerang – Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengikuti kegiatan salat tarawih keliling di Masjid Al-Mubarokah, Tangerang, Rabu (25/2/2026). Kehadiran personel Brimob disambut baik warga yang menjalankan ibadah Ramadan di masjid tersebut.

    Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah dan dilanjutkan tarawih serta tadarus Al-Qur’an. Personel Brimob berbaur dengan jamaah dan mengikuti rangkaian ibadah secara khidmat bersama warga setempat.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kegiatan tarawih keliling menjadi bagian dari pembinaan rohani anggota sekaligus sarana menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

    “Selain pembinaan rohani personel, ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dengan warga. Kami ingin kehadiran anggota di tengah masyarakat terasa dekat dan membawa rasa aman,” kata Kombes Henik.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat Polri apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama Ramadan.

    “Apabila masyarakat melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, silakan segera menghubungi layanan 110. Kami siap merespons dan memberikan bantuan dengan cepat,” ujarnya.