News

  • Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).

    Sigit mengatakan kegiatan buka bersama ini sebagai wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri khususnya lewat Desk Ketenagakerjaan.

    Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh termasuk KSBSI agar dapat menjaga persatuan serta kesatuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    “Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama,” kata Sigit.

    Sigit lantas menyinggung situasi global yang belakangan menjadi semakin tidak kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan global yang dapat berdampak kepada situasi di dalam negeri.

    Oleh karenanya, kata Sigit, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

    “Salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif baik untuk asing maupun dalam negeri. Tentunya ini menjadi bagian kita untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Sigit.

    Lebih lanjut, Sigit juga memastikan komitmen Polri yang terus mendukung dan mengawal elemen buruh dalam memperjuangkan haknya. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah tetap dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

    “Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global,” tutup Sigit.

  • Dit Samapta PMJ Kerja Bakti Kurvey Rumah Ibadah Bentuk Pelayanan ke Masyarakat

    Dit Samapta PMJ Kerja Bakti Kurvey Rumah Ibadah Bentuk Pelayanan ke Masyarakat

    Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya (PMJ) menggelar kurvey atau kerja bakti di Mushola Nurul Islam, Petogogan, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.

    Dalam kegiatan itu, personel Dit Samapta membersihkan area luar dan dalam mushola. Mulai dari halaman, teras, hingga ruang utama ibadah dibersihkan, termasuk merapikan perlengkapan, menyapu, dan mengepel agar mushola tetap nyaman digunakan jamaah.

    Kurvey berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran kerja bakti sehingga proses bersih-bersih bisa dilakukan secara menyeluruh tanpa kendala berarti.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan kurvey rumah ibadah merupakan bagian dari pelayanan Polri yang hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Menurutnya, kebersihan rumah ibadah perlu dijaga bersama agar suasana ibadah semakin khusyuk.

    “Kurvey ini wujud kepedulian kami agar mushola tetap bersih, rapi, dan nyaman. Polri tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tapi juga kegiatan sosial untuk mendukung lingkungan yang sehat dan harmonis,” ujarnya.

  • Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

    Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

    Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui Unit III Subdit I Indag melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok sembako tersedia, distribusi berjalan lancar, serta pengendalian harga tetap terjaga.

    Monitoring dilaksanakan di Pasar Tradisional Senen Blok III serta dua retail modern, yakni Lottemart Green Pramuka dan Transmart Cempaka Putih. Pengecekan dilakukan oleh personel Unit III Subdit I Indag yang dipimpin Ipda Berlin Piator bersama anggota, serta berkoordinasi dengan unsur dinas terkait.

    Dari hasil pemantauan di Pasar Senen Blok III, sejumlah komoditas tercatat pada kisaran harga rata-rata, antara lain beras premium Rp 14.900/kg dan beras medium Rp 13.500/kg. Komoditas lain yang dipantau meliputi bawang merah Rp 55.000/kg, bawang putih (cutting) Rp 35.000/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, serta daging sapi paha belakang Rp 140.000/kg dan paha depan Rp 135.000/kg. Untuk gula pasir kemasan terpantau Rp 18.000/kg, sementara minyak goreng merek Minyakita di salah satu kios terpantau dalam kondisi kosong.

    Sementara itu, di Lottemart Green Pramuka, sejumlah komoditas terpantau tersedia dengan harga antara lain beras premium Rp 14.900, daging sapi segar Rp 140.000/kg, daging kerbau beku Rp 124.900/kg, daging ayam ras Rp 34.900/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 41.500/kg, bawang putih Rp 38.000/kg, dan gula konsumsi Rp 17.500/kg. Namun, cabai rawit merah tercatat Rp 57.000/kg dengan keterangan stok kosong, serta beberapa komoditas tertentu tidak dijual. Di Transmart Cempaka Putih, beras premium terpantau Rp 74.500/5 kg dan beras SPHP Rp 62.500/5 kg, daging sapi segar Rp 118.300/kg, sementara beberapa komoditas tercatat kosong, seperti daging kerbau beku, daging ayam ras, telur ayam ras, dan Minyakita.

    Kanit III Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Rheditya Alfa Hendy S mengatakan, monitoring pada Sabtu (28/2/2026) menunjukkan ketersediaan bapokting secara umum masih terpenuhi, meski masih ditemukan komoditas yang berada di atas HET, khususnya cabai. “Kami melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bapokting di Jakarta Pusat. Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting secara umum masih tersedia, namun masih ditemukan beberapa komoditas di atas HET, terutama cabai,” ujarnya.

    AKP Rheditya menjelaskan, kenaikan harga cabai dipengaruhi harga beli yang sudah tinggi di tingkat distributor/pasar induk sehingga berdampak pada harga di lapangan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin baik di pasar tradisional maupun retail modern, serta meningkatkan koordinasi dengan satgas pangan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga, khususnya komoditas cabai.

  • Truk Terperosok Depan Mako C Pelopor, Brimob Bantu evakuasi dan Urai Lalin

    Truk Terperosok Depan Mako C Pelopor, Brimob Bantu evakuasi dan Urai Lalin

    Tangerang – SatBrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat mengevakuasi sebuah truk yang terperosok di seberang gerbang Mako Batalyon C Pelopor, Sabtu (28/2/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu sempat menghambat arus lalu lintas sebelum akhirnya berhasil ditangani petugas di lokasi.

    Personel piket bersama Provos yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan evakuasi menggunakan kendaraan taktis Baracuda sembari mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang.

    Proses evakuasi dilakukan secara terukur guna memastikan keamanan pengendara lain yang melintas. Kehadiran personel di lokasi juga memberi rasa aman bagi masyarakat sekitar, terutama karena insiden terjadi pada malam hari dengan kondisi jarak pandang terbatas.

    Diketahui, kejadian kendaraan mogok maupun terperosok di kawasan tersebut kerap terjadi, khususnya pada jam-jam sepi. Respons cepat menjadi faktor penting agar gangguan lalu lintas tidak meluas dan aktivitas warga tetap berjalan lancar.

    Sekitar pukul 00.20 WIB, proses evakuasi dinyatakan selesai dan arus lalu lintas kembali normal. Polri mengimbau para pengemudi untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari demi keselamatan bersama.

  • Bhayangkari Ranting Duren Sawit Bagi-bagi Takjil di Jaktim, 300 Paket Disiapkan

    Bhayangkari Ranting Duren Sawit Bagi-bagi Takjil di Jaktim, 300 Paket Disiapkan

    Jakarta – Bhayangkari Ranting Duren Sawit bersama unsur dinas di sekitar Polsek Duren Sawit menggelar kegiatan pembagian takjil untuk warga dan pengguna jalan. Sebanyak 300 paket takjil disiapkan, terdiri dari 200 paket snack dan air mineral serta 100 nasi kotak dan air mineral.

    Kegiatan pembagian takjil itu berlangsung di Jalan Raden Inten II, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB hingga selesai. Pembagian dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

    Takjil dibagikan oleh Kapolsek Duren Sawit , Waka Polsek AKP Firmansyah, Ketua Ranting Duren Sawit Ny. Indri Sutikno, personel Humas Polsek Duren Sawit, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Sawit, Kasium Polsek Duren Sawit, serta Ibu-ibu Pengurus Ranting Duren Sawit.

    Ketua Ranting Duren Sawit Ny. Indri Sutikno mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya di momen Ramadan. “Kami ingin berbagi kebahagiaan menjelang berbuka, semoga bermanfaat bagi warga dan pengguna jalan yang melintas,” kata Ny. Indri dalam keterangannya, Jumat, (26/02/2026).

    Ny. Indri menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Bhayangkari, jajaran kepolisian, dan masyarakat sekitar. Ia berharap semangat berbagi ini terus terjaga di lingkungan Ranting Duren Sawit.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar dan tertib. Pembagian takjil berjalan kondusif hingga selesai.

  • Pengamanan Humanis, Aksi Mahasiswa di Mabes Polri Berlangsung Kondusif

    Jakarta – Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, berakhir dengan aman dan tertib. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat tersebut berlangsung dalam situasi kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan prinsip hak asasi manusia.

    “Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Budi kepada awak media di lokasi, Jumat (27/2/2026).

    Ia menjelaskan, meski sempat terjadi dinamika di lapangan, tidak ada kerusakan fasilitas umum maupun bentrokan fisik selama aksi berlangsung. Aparat tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi.

    “Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal Polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” jelasnya.

    Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi, terlebih di tengah bulan suci Ramadan. Menurutnya, kebebasan berpendapat tetap harus diiringi dengan penghormatan terhadap norma dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

    “Kami mengajak, apalagi di bulan suci Ramadan ini, ada norma dan etika yang perlu kita jaga bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi tetap menghormati masyarakat yang sedang berpuasa,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Budi memastikan seluruh tuntutan dan aspirasi mahasiswa menjadi perhatian Polri. Ia menyebut hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal, termasuk di tingkat pimpinan.

    “Setiap poin yang disampaikan tentu menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kami di internal kepolisian,” katanya.

    Terkait permintaan audiensi yang disampaikan massa aksi, Budi menyatakan hal itu akan diteruskan untuk dikaji lebih lanjut. Ia menambahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memantau jalannya kegiatan tersebut.

    “Nanti akan kami sampaikan dan dikaji. Tentunya Bapak Kapolri juga memantau kegiatan ini,” pungkasnya.

  • Santunan dan Buka Bersama di Kwitang, Brimob PMJ Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Anak Yatim

    Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama di Masjid At Taubah, Kwitang, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kabagrenmin bersama jajaran perwira dan personel sebagai bentuk kepedulian sosial yang terbuka bagi masyarakat. Santunan disalurkan kepada anak-anak Yayasan Rumah Piatu Muslimin dalam kegiatan tersebut.

    Rangkaian acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, dilanjutkan doa bersama dan buka puasa bersama jamaah. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang langsung dirasakan penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat. Kehadiran Brimob dalam kegiatan tersebut menegaskan peran kepolisian sebagai sahabat masyarakat yang hadir dengan pendekatan humanis.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan Polri yang semakin humanis dan responsif terhadap kebutuhan sosial. “Kami ingin kehadiran Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat kepedulian kepada sesama, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian,” ujarnya.

    Kabagrenmin Satbrimob Polda Metro Jaya yang turut hadir menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud pengabdian sosial yang berkelanjutan. “Silaturahmi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini akan memperkuat rasa kebersamaan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.

    Melalui kegiatan santunan dan buka bersama ini, Brimob Polda Metro Jaya berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kepedulian dan kebersamaan yang terjaga, stabilitas kamtibmas dapat semakin kuat karena dibangun atas dasar hubungan yang harmonis antara Brimob dan warga.

  • Polda Metro Jaya Rakor Satgas Saber Pangan, Antisipasi Rawan Bapokting Dua Pekan Jelang Hari Raya

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan di Rupatama Lantai 2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kamis (26/2/2026). Rakor ini digelar untuk menguatkan pengawasan harga, keamanan, dan mutu bahan pokok penting menjelang Hari Raya.

    Rakor dipimpin Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, S.H., S.I.K., M.Si. pihak hadir, mulai dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, Perumda Pasar Jaya, dinas-dinas terkait, hingga perwakilan pedagang.

    Dalam daftar undangan, turut hadir Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Selain itu, hadir pula Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) sebagai perwakilan pedagang pasar.

    AKBP Ardila menyebut Satgas di lapangan sudah melakukan pemantauan. “Selama ini sudah dilakukan pengecekan oleh anggota Satgasda sebanyak 46 titik pengecekan dan berjalan dengan lancar,” katanya dalam rakor.

    Meski begitu, ia menyoroti temuan yang masih banyak terjadi di lapangan, salah satunya pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). AKBP Ardila meminta dukungan lintas instansi untuk mendorong penertiban administrasi tersebut. “Kendalanya di lapangan, pedagang yang kita temui banyak yang belum memiliki NIB,” ujarnya.

    AKBP Ardila juga mengingatkan agar pengecekan komoditas dilakukan tepat sasaran sesuai dengan Bapokting (Barang Pokok dan Barang Penting) sebagaimana Permendag Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pelaporan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting).

    Agar data yang dilaporkan oleh petugas yang dilapangan sesuai dan riil dengan hasil pemeriksaan di Pasar, AKBP Ardila meminta petugas yang turun melakukan pengecekan dengan serius. “Tanyakan harga bahan pokok lebih dari sekali untuk memastikan harga riil yang bisa dilaporkan kepada pimpinan,” katanya.

    Dari paparan para peserta, Bulog menyampaikan stok beras dan minyak goreng masih mencukupi untuk intervensi pasar di DKI Jakarta. Sementara DPMPTSP menyatakan akan melakukan pembinaan ke pasar-pasar dan mendorong pendataan pedagang yang belum memiliki NIB agar bisa direkomendasikan dan dipercepat proses penerbitannya.

    Rakor ditutup dengan penyampaian komitmen sinergisitas dari seluruh Stakeholder untuk melakukan pengawasan secara teratur dan tertib dalam mengawasi Barang Pokok dan Barang Penting guna menekan Harga sesuai dengan edaran dari pemerintah agar masyarakat mendapatkan pangan dengan harga wajar, aman dan bermutu.

  • Ditreskrimsus PMJ Koordinasikan Pengendalian Harga Bapokting dan Legalitas Pedagang

    Dalam rangka menjaga stabilitas harga, keamanan, serta mutu pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melalui Subdit I Indag menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan, Kamis (26/2/2026) di Rupatama Lt.2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

    Rapat dipimpin langsung oleh AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kasubdit I Indag Polda Metro Jaya, dan dihadiri oleh berbagai unsur strategis mulai dari Bapanas RI, Bulog, Perumda Pasar Jaya, dinas terkait dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, hingga para Kasat Reskrim jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Dalam paparannya, AKBP Ardila menyampaikan bahwa hingga saat ini Satgasda telah melakukan pengecekan di 46 titik dan berjalan lancar.

    Namun, masih ditemukan kendala di lapangan, salah satunya banyak pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menertibkan pedagang yang belum memiliki legalitas usaha, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif hingga pencabutan kontrak kios apabila tetap melanggar ketentuan, terutama jika menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Selain itu, pengawasan komoditas strategis juga menjadi perhatian serius. Untuk jagung pipilan kering misalnya, petugas diminta memastikan pengecekan dilakukan pada komoditas yang tepat, yakni jagung untuk pakan ternak, bukan jagung konsumsi.

    Begitu pula dengan kedelai, pengecekan difokuskan pada pengrajin tahu dan tempe, bukan hanya di pasar.

    Dari data Bapanas, harga cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan hingga 45,45 persen.

    Titik kritis pengawasan harga disebut berada dalam dua minggu menjelang Hari Raya.

    Oleh karena itu, tindakan tegas terhadap pelanggaran HET diharapkan segera dioptimalkan.

    Sementara itu, Bulog memastikan bahwa stok beras dan minyak goreng dalam kondisi mencukupi untuk intervensi pasar di wilayah DKI Jakarta.

    Bulog juga membuka peluang bagi pedagang untuk menjadi penyalur Minyakita, dengan syarat telah memiliki NIB dan akun Simira.

    Dinas PMPTSP pun menyatakan kesiapan untuk melakukan pembinaan dan percepatan penerbitan NIB bagi pedagang yang belum memiliki legalitas usaha. Penutupan usaha dapat dilakukan apabila pelaku usaha tidak memiliki NIB sama sekali.

    Rakor ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan, melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar, serta memastikan distribusi bahan pokok tetap aman dan terkendali.

    Dengan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri dengan tenang, tanpa dibayangi keresahan akibat gejolak harga dan distribusi pangan.

  • Patroli Dialogis di Paniai, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kedepankan Pendekatan Humanis

    Jayapura – Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli dialogis pada Jumat (27/2) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

    Patroli tersebut dilakukan dengan menyambangi sejumlah titik yang dianggap rawan serta berdialog langsung dengan warga setempat. Dalam kegiatan itu, personel Satgas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menjaga keamanan.

    “Patroli dialogis ini bertujuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujarnya.

    Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa pendekatan dialogis menjadi strategi utama dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

    “Selain menjaga keamanan, kami juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan humanis. Dengan kehadiran personel di lapangan yang menyapa dan berdialog langsung dengan warga, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat,” kata Kombes Pol Adarma.

    Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan menjaga lingkungan masing-masing sangat dibutuhkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan akan terus melaksanakan patroli rutin dan kegiatan preventif lainnya di wilayah rawan guna menjamin aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.