News

  • Kapolres Metro Depok Silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Depok — Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok, yang berlokasi di Jalan KH. M. Usman Nomor 176, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok.

    Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, Bapak H. Ali Wartadinata, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan di Kota Depok.

    Dalam kesempatan tersebut, H. Ali Wartadinata menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolres Metro Depok bersama jajaran PJU. Menurutnya, silaturahmi seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan Muhammadiyah, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolres Metro Depok beserta jajaran. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan sinergi antara Muhammadiyah dengan Polres Metro Depok semakin kuat dalam bersama-sama menjaga Kota Depok agar senantiasa aman dan kondusif,” ujar H. Ali Wartadinata.

    Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Depok untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

    Kapolres berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.

    “Keamanan dan ketertiban Kota Depok merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik antara Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat,” ungkap Kapolres.

    Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Polres Metro Depok dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok. Dengan sinergi yang semakin erat, diharapkan tercipta situasi Kota Depok yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (a/p)

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Lubang Buaya, Celurit Disita

    Brimob Polda Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Lubang Buaya, Celurit Disita

    Jakarta — Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Keduanya diamankan saat petugas melakukan patroli pada Kamis (20/8/2026) dini hari.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya. Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian melakukan pencegahan dan mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti.

    Dari lokasi, polisi menyita satu senjata tajam jenis celurit, tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler. Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat,” ujarnya.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurutnya, tawuran dan membawa senjata tajam bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.

    “Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

    Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 5 Pemuda Diduga Hendak Balap Liar di Duren Sawit

    Brimob Polda Metro Jaya Amankan 5 Pemuda Diduga Hendak Balap Liar di Duren Sawit

    Jakarta — Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di Jalan Pondok Kelapa Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026) dini hari. Mereka ditemukan bersama dua sepeda motor setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas balap liar di lokasi tersebut.

    Petugas langsung mendatangi lokasi dan memeriksa kelima pemuda serta kendaraan yang digunakan. Dari pemeriksaan awal, dua sepeda motor yang dibawa tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Polisi kemudian membawa kelima pemuda beserta kendaraan tersebut ke Polsek Duren Sawit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lima unit handphone turut diamankan dalam proses tersebut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli malam hingga dini hari terus dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, aktivitas yang mengarah pada balap liar menjadi salah satu perhatian karena tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

    “Patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

    Patroli gabungan kemudian kembali menyisir sejumlah wilayah Jakarta Timur, termasuk Jalan I Gusti Ngurah Rai, Pondok Kopi dan Jalan Pemuda, Pulo Gadung.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berisiko, termasuk balap liar maupun tindakan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

    “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Jangan sampai mereka terlibat kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

    Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya dan dapat menghubungi layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

  • Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri

    Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri

    Semarang, 19 Agustus 2026 – Menjaga hutan Indonesia membutuhkan personel yang terlatih, profesional, dan siap menghadapi tantangan di lapangan. Untuk pertama kalinya, 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) Tahun Anggaran 2026 dididik di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri.

    Sebanyak 583 peserta dari berbagai daerah mengikuti pendidikan selama dua bulan. Mereka menjadi tahap awal penguatan kapasitas menuju 6.500 Polisi Kehutanan yang akan dididik secara bertahap ke depan.

    Pendidikan dibuka Rabu (19/8/2026), pukul 08.11–08.40 WIB, di Lapangan R. Oetomo, Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, oleh Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki, S.Hut.

    Wamenhut: Polisi Kehutanan Harus Siap Bertugas

    Wamenhut Rohmat Marzuki menyampaikan apresiasi kepada Polri yang memfasilitasi pelaksanaan pendidikan.

    “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolri, Kalemdiklat Polri beserta jajaran, serta Korbinmas Baharkam Polri yang telah memfasilitasi Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan Tahun Anggaran 2026. Ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi Polisi Kehutanan,” ujar Rohmat.

    Ia menegaskan, setelah pendidikan para peserta harus mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya.

    “Setelah pendidikan, Polisi Kehutanan harus mampu menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya dengan bekal keterampilan yang telah dipelajari, serta mampu membangun kolaborasi dengan TNI-Polri dan aparat penegak hukum lainnya,” katanya.

    Kurikulum Berbasis Kemampuan Nyata

    Pendidikan Polsus Kehutanan Keterampilan Pelaksana Teknis Tahun Anggaran 2026 menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Artinya, peserta tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi harus mampu menerapkannya ketika bertugas.

    Kurikulum mencakup empat kompetensi utama:

    • Sikap dan tata nilai: integritas, karakter kebangsaan, HAM, kode etik, disiplin dan tanggung jawab.
    • Pengetahuan tugas kepolisian: deteksi dini, patroli, penjagaan, pengawalan, pengamanan TKP/TPTKP, pengamanan barang bukti, operasi penertiban, regulasi serta komunikasi dan kemitraan masyarakat.
    • Keterampilan dasar: navigasi dan pemetaan, pemeriksaan tumbuhan dan satwa, pengenalan jenis dan handling satwa, pengendalian kebakaran hutan, komunikasi efektif serta penyusunan laporan.
    • Keterampilan khusus: PBB, pengenalan senjata api, bela diri Polri, SAR dan PPGD, halang rintang serta mountaineering.

    Lulusan ditargetkan menjadi anggota Polisi Kehutanan yang terampil dalam perlindungan dan pengamanan hutan, berintegritas, berkarakter kebangsaan, serta bekerja sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan.

    Kalemdiklat Polri: Diperkuat untuk Siap Menghadapi Lapangan

    Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. mengatakan pendidikan di lingkungan Polri memberikan penguatan kemampuan yang relevan dengan tugas Polisi Kehutanan.

    “Polisi Kehutanan tidak cukup hanya memahami aspek kehutanan. Mereka juga harus memiliki kemampuan menghadapi kondisi lapangan, memahami prosedur, menjaga barang bukti, menangani TKP, memiliki kemampuan SAR, serta mampu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya,” ujar Panca.

    Menurutnya, pendidikan tersebut tidak mengubah kewenangan Polisi Kehutanan.

    “Pendidikan ini bukan untuk mengubah kewenangan Polisi Kehutanan, tetapi memperkuat kapasitasnya agar tugas perlindungan dan pengamanan hutan dapat dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

    Tahap Awal Menuju 6.500 Polisi Kehutanan

    Wamenhut menyampaikan, sesuai arahan Presiden RI, Kementerian Kehutanan akan mendidik 6.500 Polisi Kehutanan secara bertahap.

    “Ke depan, sesuai arahan Presiden, Kementerian Kehutanan akan mendidik 6.500 Polisi Kehutanan secara bertahap. Untuk itu, kami berharap kerja sama dengan Polri dapat terus diperkuat,” ujar Rohmat.

    Sebanyak 583 peserta pada pendidikan tahap awal ini menjadi bagian dari proses menuju penguatan 6.500 Polisi Kehutanan yang profesional dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan tugas.

    Kerja sama Polri dan Kementerian Kehutanan juga akan dikembangkan, tidak hanya dalam pendidikan dasar, tetapi mencakup pendidikan tingkat manajerial dan pengembangan kompetensi lainnya.

    Untuk Hutan, Untuk Masyarakat

    Penguatan Polisi Kehutanan pada akhirnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

    Hutan yang terlindungi berarti sumber air lebih terjaga, ekosistem terlindungi, keanekaragaman hayati terpelihara, dan masyarakat di sekitar kawasan hutan mendapatkan lingkungan yang lebih aman.

    “Menjaga hutan tidak bisa dilakukan oleh satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi Kementerian Kehutanan, Polri, TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh aparat penegak hukum sesuai kewenangannya,” ujar Panca.

    583 peserta menjadi awal. Menuju 6.500 Polisi Kehutanan yang semakin siap menjaga hutan Indonesia.

    Menuju Hutan Indonesia Aman, lingkungan terjaga, dan masa depan terlindu

  • Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun

    Lombok Timur, 19 Agustus 2026 — Polri terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman bawang putih serentak, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Rangkaian kegiatan menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

    Kapolri menegaskan, upaya percepatan swasembada pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah ketidakpastian situasi global.

    “Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

    Dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih, Polri bersinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut turut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.

    Kapolri menyebut potensi lahan tersebut masih dapat diperluas sebagai bagian dari akselerasi peningkatan produksi bawang putih nasional.

    “Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” kata Kapolri.

    Pada kegiatan hari ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026. Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

    Khusus di Sembalun, dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton bawang putih. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan pascapanen melalui penyediaan sarana penyimpanan yang memadai, sehingga kualitas hasil produksi dapat tetap terjaga sebelum diserap dan didistribusikan.

    Kapolri juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih. Menurutnya, kebutuhan nasional yang jauh lebih besar dibandingkan produksi dalam negeri menjadi tantangan yang harus dijawab melalui peningkatan produktivitas dan perluasan sentra produksi.

    “Saat ini bawang putih masih memiliki ketergantungan impor sangat tinggi, kurang lebih 90 sampai 95 persen. Sementara produksi kita saat ini masih di antara 34.000 sampai 40.000 ton, sementara kebutuhan nasional kita 600.000 ton per tahun. Artinya, ini adalah tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu, kita telah mencapai swasembada bawang putih,” ujar Kapolri.

    Dukungan terhadap sektor produksi juga diperkuat melalui pemberian alat dan mesin pertanian. Polri akan memberikan 81 unit hand tractor dan 5 unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian turut memberikan 9 unit hand tractor, 1 unit traktor roda empat, serta 19 unit pompa air, sedangkan PT Pupuk Indonesia memberikan bantuan 17 ton pupuk.

    Menurut Kapolri, dukungan sarana produksi tersebut diperlukan untuk memastikan peningkatan luas lahan dapat diikuti dengan produktivitas pertanian yang optimal.

    “Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegasnya.

    Selain memperluas lahan tanam, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan pada wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dataran yang lebih rendah.

    Kapolri mendorong agar riset dan pengembangan bibit unggulan terus dilakukan, termasuk pengujian budidaya bawang putih pada wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.

    “Kalau ini bisa berhasil, artinya di bawah ketinggian 900 meter pun kita bisa menanam. Artinya kalau itu bisa berjalan maka akselerasi swasembada pangan, khususnya bawang putih nasional, betul-betul bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Kapolri.

    Melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir tersebut, Polri berharap produksi bawang putih dalam negeri terus meningkat, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

    “Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri.

  • Polres Metro Depok Gelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa

    Depok – Polres Metro Depok melaksanakan apel siaga dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi serta mengamankan kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di wilayah hukum Polres Metro Depok.

    Apel siaga tersebut dipimpin oleh Wakapolres Metro Depok, AKBP Dr. Samian, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran personel Polres Metro Depok yang terlibat dalam pengamanan.

    Dalam arahannya, Wakapolres Metro Depok menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis. Seluruh personel diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mengedepankan komunikasi dalam setiap pelaksanaan pengamanan.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jaga keselamatan diri serta ciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas AKBP Dr. Samian.

    Apel siaga ini juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.

    Dengan kesiapan personel yang optimal, Polres Metro Depok berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara maksimal, sehingga penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores

    Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores

    LABUAN BAJO – Polri terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disiapkan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

    Proses pengemasan bantuan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sejak pukul 14.00 Wita di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

    Proses packing dikoordinasikan oleh Pengelola PB/J Polri Madya TK III selaku Ketua LO Polda NTT Kombes Pol. Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi, S.I.K., M.M., bersama Kasubaghapus Baginvent Ropal Kompol Yogi Maulana, S.I.

    Personel Polwan Polres Manggarai Barat turut membantu proses pengemasan bantuan di bawah pimpinan Kabag Ren Polres Manggarai Barat AKP Ratna Yuda Topang.

    Setelah proses pengemasan selesai, seluruh bantuan dipindahkan menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menggunakan dua unit dump truck dan satu unit kendaraan Dalmas roda enam. Selanjutnya, bantuan dimuat ke dua kapal Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Polairud Mabes Polri dan KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polairud Polda NTT.

    Pendistribusian bantuan direncanakan diberangkatkan pada Selasa (18/8/2026) dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo, Kabupaten Manggarai. Dermaga Reo dipilih karena dinilai menjadi akses yang relatif aman untuk memasuki wilayah terdampak pascagempa.

    Adapun bantuan yang disiapkan meliputi 3.500 kantong beras Bulog dengan kapasitas 5 liter atau sekitar 17.500 kilogram, minyak goreng sebanyak sekitar 3.500 liter, 3.500 paket sembako, serta 500 buah mainan anak.

    Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu botol kecap, satu kotak teh, satu kilogram gula pasir, dan satu kotak biskuit. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka, dengan jumlah distribusi disesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.

    Selain bantuan dari Kapolri, turut dimuat bantuan peralatan dapur dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., berupa 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.

    Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry, S.I.K., M.H., turut melakukan monitoring proses pemuatan bantuan ke kedua kapal tersebut pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 17.10 Wita.

    Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry mengatakan, Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan.

    «“Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.”»

    Menurutnya, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

    «“Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara tepat sasaran.”»

    Kakorpolairud menambahkan, Polri juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman dan lancar.

    «“Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan efektif. Apabila masih terdapat tambahan bantuan, tentunya akan kami data dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.”»

    Polri memastikan seluruh bantuan yang telah dimuat ke KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat terdampak gempa di daratan Pulau Flores.

    Pendistribusian bantuan juga akan terus menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir secara langsung dalam penanganan bencana, membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Tawuran di Cipayung, Empat Pemuda Diamankan

    Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Tawuran di Cipayung, Empat Pemuda Diamankan

    JAKARTA — Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran di Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (19/8/2026) dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat pemuda, tiga bilah senjata tajam, dan dua unit sepeda motor. Seluruhnya kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Peristiwa bermula ketika tim melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sejak Selasa (18/8) malam. Sekitar pukul 03.51 WIB, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran.

    Tim segera mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan. Sejumlah pemuda berupaya melarikan diri saat melihat kedatangan petugas, namun empat orang berhasil diamankan beserta barang-barang yang ditemukan di lokasi.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli pada waktu dan lokasi rawan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran serta gangguan keamanan lainnya.

    “Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi yang dapat merugikan dan membahayakan warga,” ujar Kombes Pol Henik.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera menyampaikan informasi kepada petugas. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini.

    “Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi sehingga petugas dapat segera melakukan pencegahan. Kami mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat tawuran maupun perbuatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata Kombes Pol Budi.

    Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan keamanan melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan Call Center Polri 110.

  • Brimob Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran Gudang di Kosambi

    Brimob Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran Gudang di Kosambi

    Tangerang – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (9/8/2026). Tim SAR Brimob turut mengoperasikan satu unit Armored Water Cannon (AWC) guna mendukung proses pemadaman.

    Setibanya di lokasi, personel Brimob bersama anggota Polsek Teluknaga langsung mengamankan perimeter dan membantu petugas pemadam kebakaran. Api dilaporkan berdampak pada sejumlah bangunan, antara lain gudang toko daring, gudang suku cadang kendaraan bermotor, dan gudang plastik.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu penanganan keadaan darurat sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

    “Kami memastikan personel di lapangan bergerak cepat membantu proses penanganan, mengamankan lokasi, serta mencegah situasi berkembang dan membahayakan masyarakat,” ujar Kombes Henik.

    Sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, kebakaran diduga dipicu gangguan arus listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat dan pengelola gudang memastikan instalasi serta peralatan listrik dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran. Apabila mengetahui adanya keadaan darurat atau gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Kepolisian 110 agar cepat ditindaklanjuti.

  • Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat

    Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat

    Jayapura – Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan kegiatan asistensi dan peninjauan Pos Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Senin (3/8/2026).

    Kegiatan tersebut diawali dengan peninjauan ke Pos Satgas Tindak, Pos Satgas Gakkum, serta Polsek Sinak. Dalam kesempatan tersebut, Kaops berdialog langsung dengan personel guna memastikan kesiapan operasional, mengevaluasi kondisi fasilitas pendukung, serta memastikan kebutuhan logistik dan perlengkapan personel terpenuhi dengan baik.

    Kaops juga memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar tetap menjaga semangat pengabdian, meningkatkan disiplin, memperkuat soliditas, serta melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Tugas yang kita emban merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. Laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap profesional, jaga soliditas, serta hadir memberikan rasa aman melalui pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” kata Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.

    Selain kegiatan asistensi, personel Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 turut melaksanakan kegiatan humanis bersama masyarakat Distrik Sinak. Personel membagikan makanan kepada anak-anak, berinteraksi dengan warga, serta membeli hasil bumi yang dijual oleh mama-mama Papua sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat.

    Suasana hangat dan penuh keakraban tampak selama kegiatan berlangsung. Kehadiran personel disambut positif oleh masyarakat yang menilai pendekatan tersebut mampu mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga.

    Salah seorang mama Papua yang berjualan di sekitar lokasi menyampaikan apresiasinya atas kepedulian personel.

    “Kami senang bapak-bapak polisi datang, membeli hasil kebun kami, dan menyapa masyarakat dengan baik. Semoga keadaan tetap aman supaya kami bisa terus bekerja dan mencari nafkah dengan tenang,” ungkapnya.

    Menutup kegiatan, Kaops menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga dari kemampuan seluruh personel dalam membangun komunikasi yang baik serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

    “Keberhasilan tugas bukan hanya tercermin dari terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat kepada Polri. Karena itu, teruslah hadir dengan sikap yang profesional, proporsional, dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026.

    Melalui kegiatan asistensi, pengecekan kesiapan personel, evaluasi dukungan logistik, serta pelaksanaan kegiatan sosial bersama masyarakat, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kemitraan yang harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua.