News

  • Sinergi TNI-Polri Perkuat Siskamling, Patroli Malam Gabungan Cegah Guantibmas di Kepulauan Seribu Utara

    Kepulauan Seribu Utara – Sinergitas TNI-Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan patroli malam gabungan yang dilaksanakan oleh Polsek Kepulauan Seribu Utara, Polres Kepulauan Seribu bersama unsur TNI (Babinsa), Satpol PP, dan Potensi Masyarakat (Potmas), Sabtu (25/04/2026) malam.

    Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah Kepulauan Seribu Utara. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi warga serta memberikan imbauan kamtibmas secara humanis.

    Selain itu, personel gabungan juga активно mensosialisasikan layanan darurat Polri melalui call center 110 kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan atau potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat.

    Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Yoyo Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa patroli gabungan ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk tawuran remaja, tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    “Melalui patroli malam gabungan ini, kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran TNI-Polri bersama stakeholder terkait di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” ujar Iptu Yoyo Hidayat.

    Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan terkendali di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu.

    Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Seribu Utara dapat terus terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

  • Hendak Kabur Saat Ditangkap, Satu Anggota KKB Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz di Timika

    Mimika, Papua Tengah – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Timika berhasil mengamankan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial TJ alias K alias AW, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 10.56 WIT di area Sp 2, Kabupaten Mimika.

    T.J. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/01/II/2026/Reskrim, terkait kasus penembakan terhadap warga sipil atas nama Ahmad Gunawan yang terjadi pada 12 Februari 2026 di pertigaan Puskesmas Ilu, Kabupaten Puncak Jaya yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa penindakan dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan intensif di lapangan.

    “Penangkapan dilakukan setelah tim melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku di area SP 2 Timika. Saat akan diamankan, berupa melawan petugas dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi, sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai bagian kaki sebelah kiri pelaku,” jelasnya.

    Ia menambahkan, setelah berhasil diamankan, pelaku segera dibawa ke Rumkit Bhayangkara Timika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.

    Kasatgas Humas juga mengungkapkan bahwa pelaku merupakan bagian dari kelompok KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi yang selama ini diketahui aktif berpindah-pindah wilayah mulai dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika, guna menghindari pengejaran petugas keamanan sekaligus mencari tambahan senjata dan amunisi.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata.

    “Penangkapan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.

    Satgas Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan profesional terhadap setiap pelaku tindak kekerasan bersenjata. Upaya ini diiringi dengan peningkatan pengamanan serta langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di Papua.

  • Tim Patroli Perintis Presisi Tunjukkan Sisi Humanis, Bantu Pedagang Kerupuk Menyeberang dan Borong Dagangannya

    Depok – Aksi humanis ditunjukkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (3P) saat melaksanakan patroli di wilayah Depok. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Kemakmuran, Depok 2, tepatnya di pertigaan Masjid Alhuda.

    Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas membantu seorang pria lanjut usia yang akrab disapa “Pak De” untuk menyeberang jalan. Saat itu, Pak De diketahui sedang berjualan kerupuk dengan cara dipikul, dan hendak melintas di jalan yang cukup ramai kendaraan.

    Melihat kondisi tersebut, anggota Tim 3P dengan sigap menghampiri dan membantu Pak De menyeberang dengan aman. Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian, petugas juga membeli seluruh dagangan kerupuk milik Pak De sebanyak 12 bungkus.

    Kapada wartawan, Katim 3P Ipda Suwinta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian yang tidak hanya fokus pada patroli keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan.

    “Sisi humanis kami kedepankan dalam membantu masyarakat. Selain melaksanakan patroli, kami juga hadir untuk memberikan rasa aman dan membantu warga,” ujar Ipda Suwinta.

    Aksi ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang melihat langsung kepedulian petugas di lapangan.

    Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu di Jakbar, 188,91 Gram Diamankan dari Dua Lokasi

    Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu di Jakbar, 188,91 Gram Diamankan dari Dua Lokasi

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Barat dengan mengamankan seorang pria berinisial MS (30) yang ditangkap oleh Tim Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba di kawasan Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

    Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Polisi kemudian melakukan pemantauan hingga mendapati MS berada di pinggir jalan.

    “Pada Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, kami mengamankan terduga pelaku berinisial MS di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” kata AKP Ari Purwanto.

    Dari penggeledahan di lokasi pertama, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang dikemas dalam bungkusan hitam dengan berbagai kode, serta satu unit ponsel. Polisi lalu melakukan pengembangan ke rumah MS yang masih berada di kawasan tersebut.

    Di lokasi kedua, polisi kembali menemukan sabu seberat 99,70 gram dan satu unit timbangan digital. Total sabu yang diamankan dari dua lokasi mencapai 188,91 gram.

    “Barang bukti narkotika jenis sabu yang kami amankan dari TKP pertama dan TKP kedua total seberat 188,91 gram. Saat ini terhadap terduga pelaku masih kami lakukan pengembangan,” ujar Ari.

    MS bersama barang bukti kini dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

  • OJOL DAN POTMAS DI KOTA DEPOK TERIMA BANTUAN SEMBAKO DARI POLRES METRO DEPOK

    Depok – Ojek online (ojol) dan Potensi Masyarakat (Potmas) di Depok menerima bantuan sosial berupa sembako dari Polres Metro Depok dalam kegiatan Jumat Berkah Kapolres Metro Depok dengan Sabuk Kamtibmas, Jumat (24/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut digelar di Gedung Zamzam Convention Hall lantai GF dan dipimpin langsung oleh Abdul Waras selaku Kapolres Metro Depok. Turut mendampingi, AKBP Joko Sambodo (Kasat Lantas), Kompol Ujang Rahmat, S (Kasat Binmas), dan Kompol Sutarno (Kasat Intelkam).

    Sebanyak 75 peserta dari unsur Potmas dan komunitas ojol yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas hadir dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Forkabi, FBR, Pemuda Pancasila, Banser, dan GRIB.

    Dalam sambutannya, Kapolres Metro Depok menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kemasyarakatan serta rekan-rekan ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas atas kehadiran dan partisipasinya dalam kegiatan hari ini,” ujar Abdul Waras.

    Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sinergitas antara Polri dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Depok.

    “Kami berharap seluruh pihak terus menjaga semangat kebersamaan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan kota, serta tidak memberi ruang bagi pihak yang mengganggu kamtibmas,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Polres Metro Depok menyalurkan sebanyak 75 paket sembako kepada perwakilan Potmas dan ojol. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polri dan Potmas, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, kegiatan Jumat Berkah ini juga dinilai efektif dalam memperkuat sinergitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

    Polres Metro Depok berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas dan mempererat hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat.

  • JUMAT BERKAH POLRES METRO DEPOK, BANTU OJOL DAN POTMAS PERKUAT SINERGITAS KAMTIBMAS

    Depok – Polres Metro Depok kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah Kapolres Metro Depok dengan Sabuk Kamtibmas yang dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial kepada Potensi Masyarakat (Potmas) dan ojek online (ojol), Jumat (24/4/2026).
    Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung di Gedung Zamzam Convention Hall lantai GF dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K, didampingi para Pejabat Utama Polres Metro Depok, di antaranya AKBP Joko Sambodo (Kasat Lantas), Kompol Ujang Rahmat, S (Kasat Binmas), serta Kompol Sutarno (Kasat Intelkam).

    Sebanyak 75 peserta dari unsur Potmas turut hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Forkabi, FBR, Pemuda Pancasila, Banser, dan GRIB, serta perwakilan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas.

    Dalam sambutannya, Kapolres Metro Depok menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas dan komunitas ojol, yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kemasyarakatan serta rekan-rekan ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas atas kehadiran dan partisipasinya dalam kegiatan ini,” ujar Kapolres.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Depok.

    “Kami berharap seluruh pihak terus berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya mengganggu situasi kamtibmas,” tambahnya.
    Dalam kegiatan tersebut, Polres Metro Depok juga menyalurkan bantuan sosial berupa 75 paket sembako kepada perwakilan Potmas dan ojol sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan juga semakin meningkat, serta bantuan sosial dapat tersalurkan kepada yang membutuhkan.

    Kegiatan Jumat Berkah ini dinilai efektif dalam memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Pembagian sembako juga memberikan dampak positif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

    Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas dan mempererat sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kota Depok.

  • Brimob Polda Metro Jaya Terima Kunjungan Siswa TK, Edukasi Tugas Polisi di Mako Batalyon B Pelopor.

    Brimob Polda Metro Jaya Terima Kunjungan Siswa TK, Edukasi Tugas Polisi di Mako Batalyon B Pelopor.

    Jakarta – Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya menerima kunjungan edukasi siswa TK Don Bosco II Pulomas di Mako, Selasa (21/4/2026), sebagai upaya mengenalkan tugas kepolisian sejak dini. Rombongan tiba pada pagi hari dan disambut personel, kemudian langsung mengikuti rangkaian kegiatan.

    Para siswa diperkenalkan dengan gerakan baris-berbaris dan yel-yel, dilanjutkan dengan pengenalan seragam, perlengkapan, serta kendaraan taktis yang digunakan dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak memahami peran kepolisian dengan cara sederhana dan menyenangkan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. “Kami ingin menanamkan pemahaman tentang tugas kepolisian kepada anak-anak secara sederhana, sekaligus membangun kedekatan sejak usia dini,” ujarnya.

    Siswa juga diajak berkeliling menggunakan kendaraan taktis di sekitar mako dan menutup kegiatan dengan sesi foto bersama. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan sehingga anak-anak dapat belajar langsung di lingkungan Brimob.

    Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya lembaga pendidikan, untuk memanfaatkan kegiatan edukasi sebagai sarana pembelajaran di luar kelas yang dapat menumbuhkan disiplin serta pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan bersama.

  • Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya menuju institusi yang profesional, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan ke depan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan kegiatan peresmian pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Jl. Poros Kolaka Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

    Adapun hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:

    • Kabupaten Kolaka: 10 hektar dari PT IPIP di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada (Mako Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Konawe: 8 hektar dari Pemda Konawe di Desa Silea, Kecamatan Onembute (Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Buton Tengah: 10 hektar dari Pemda Buton Tengah di Desa Wakabanguna, Kecamatan Mawasangka (Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor)

    Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung proyek-proyek pembangunan nasional di daerah.

    “Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi di daerah.

    “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

    Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di berbagai daerah.olri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya menuju institusi yang profesional, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan ke depan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan kegiatan peresmian pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Jl. Poros Kolaka Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

    Adapun hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:

    • Kabupaten Kolaka: 10 hektar dari PT IPIP di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada (Mako Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Konawe: 8 hektar dari Pemda Konawe di Desa Silea, Kecamatan Onembute (Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Buton Tengah: 10 hektar dari Pemda Buton Tengah di Desa Wakabanguna, Kecamatan Mawasangka (Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor)

    Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung proyek-proyek pembangunan nasional di daerah.

    “Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi di daerah.

    “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

    Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di berbagai daerah.

  • Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

    Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) sebagai bagian dari agenda Transformasi Polri, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai prioritas nasional, khususnya dalam program penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

    Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Polri secara simbolis menyerahkan dan meresmikan 378 unit rumah subsidi tipe 36 bagi PNPP dan masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara, Selasa (21/4), di Kabupaten Kolaka.

    Adapun rincian perumahan yang diresmikan meliputi:

    • Kalifah Residence, Konawe Selatan: 186 unit
    • Sultra Hills Residence, Kota Kendari: 28 unit
    • Kaba Residence, Kota Kendari: 164 unit

    Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Polri dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat—termasuk hunian layak—sebagai prioritas pembangunan nasional.

    Wakapolri menegaskan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri, tetapi juga masyarakat luas.

    “Program perumahan ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden Prabowo sebagai prioritas nasional, khususnya dalam penyediaan 3 juta rumah. Hari ini Polri menyerahkan perumahan tidak hanya untuk PNPP, tetapi juga untuk masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” tegas Wakapolri.

    Berdasarkan data per Januari 2026, jumlah PNPP mencapai 491.808 personel, dengan kondisi kepemilikan rumah sebagai berikut:

    • Sudah memiliki rumah: 355.760 personel (72,4%)
    • Tinggal di rumah dinas: 63.611 personel (12,9%)
    • Belum memiliki rumah: 38.397 personel (7,8%)
    • Berencana tidak membeli rumah: 33.316 personel (6,8%)
    • Berencana tinggal di Wisma Atlet Kemayoran: 724 personel (0,14%)

    Sementara itu, progres pembangunan perumahan Polri Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan capaian yang signifikan:

    • Rencana pembangunan: 15.923 unit
    • Telah terbangun: 10.905 unit (68,4%)
    • Dalam proses pembangunan: 2.881 unit (18,09%)
    • Belum proses pembangunan: 2.137 unit (13,4%)

    Wakapolri menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan hunian merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja dan profesionalitas anggota Polri.

    “Dengan hunian yang layak, anggota dapat bekerja lebih fokus, lebih profesional, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari Transformasi Polri yang berorientasi pada kesejahteraan dan pelayanan publik.”

    Polri akan terus memperluas program perumahan melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta, guna memastikan kesejahteraan anggota dan masyarakat meningkat secara berkelanjutan, serta mendukung keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo sebagai arah utama pembangunan nasional.

  • Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

    Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

    Kolaka, Sulawesi Tenggara — Di tengah kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke Polda Sulawesi Tenggara, dilakukan peresmian 17 jembatan perintis, dengan 2 jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur.

    Peresmian ini merupakan implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan jembatan perintis guna membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Pembangunan jembatan perintis yang diwujudkan Polri di Polda Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik maupun daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

    Jembatan-jembatan ini diproyeksikan melayani lebih dari ±1.200 Kepala Keluarga (KK) atau ribuan jiwa, serta menghubungkan lebih dari 9 desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

    Pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan konsultasi konstruksi profesional guna memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

    “Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Wakapolri.

    Spesifikasi Jembatan Perintis “Dhira Brata”

    1. Jembatan Dhira Brata 1
    • Lokasi: Desa Sabilambo, Kab. Kolaka
    • Jenis: Jembatan gantung asimetris
    • Panjang bentang utama: 30 meter
    • Lebar: 1,2 meter
    • Kapasitas beban hingga 1,5 ton
    • Diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor
    1. Jembatan Dhira Brata 2
    • Lokasi: Desa Silui, Kec. Ueesi, Kab. Kolaka Timur
    • Panjang 30 meter dan lebar 3 meter
    • Tinggi jembatan dari permukaan air 3 meter
    • Jumlah KK di Desa Silui sebanyak 120 KK
    • Menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta 8 desa lainnya dengan total ±1.100 KK

    Di samping pembangunan 2 jembatan di Kolaka dan Kolaka Timur, terdapat 15 titik jembatan yang telah dipetakan oleh Polres jajaran untuk dilakukan pembangunan dan perbaikan, yaitu:

    1. Polres Konsel: 1 titik (Desa Amohola, Kec. Moramo)
    2. Polres Butur: 2 titik (Desa Kotawo & Desa Marga Karya, Kec. Kulisusu Barat)
    3. Polres Bombana: 1 titik (Desa Tampabulu, Kec. Poleang Utara)
    4. Polres Konut
    5. Polres Kolut: (Kec. Tiwu)
    6. Polres Muna: 2 titik (Desa Kusambi, Kec. Kusambi, Kab. Muna Barat & Desa Bone-Bone, Kec. Batukara, Kab. Muna)
    7. Polres Koltim: 1 titik (Desa Woikondo, Kec. Loea)
    8. Polres Konawe: 1 titik (Desa Lambukoni, Kec. Wonggeduku)
    9. Polres Buteng: 1 titik (Desa Gundu, Kec. Mawasangka Tengah)
    10. Polres Buton: 3 titik (Desa Sumber Sari & Desa Bonelalo, Kec. Lasalimu)

    Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan arahan Presiden dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia.

    “Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegas Wakapolri.

    Peresmian 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, termasuk 2 jembatan “Dhira Brata”, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan instruksi Presiden untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung, memastikan akses masyarakat semakin terbuka, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.