Category: Uncategorized

  • Aniaya Tiga Pegawai SPBU di Jaktim, Pria yang Sempat Ngaku Polisi Jadi Tersangka

    Jakarta – Polisi mengungkap kasus penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat viral di media sosial karena pelaku disebut-sebut mengaku sebagai anggota Polri. Pria berinisial JMH (31) kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dipastikan merupakan warga sipil, bukan anggota kepolisian. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.10 WIB di SPBU Cipinang.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, kejadian bermula saat tersangka JMH datang ke SPBU menggunakan mobil Toyota Vellfire dan hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun petugas SPBU menolak karena hasil pemindaian barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan yang digunakan.

    “Karena tidak sesuai dengan ketentuan pengisian BBM subsidi, petugas tidak dapat melayani pengisian. Penolakan tersebut kemudian memicu emosi tersangka hingga melakukan kekerasan terhadap tiga pekerja SPBU yang saat itu sedang menjalankan tugasnya,” ujar Kombes Budi.

    Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja SPBU berinisial LH, AM, dan AKA mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala akibat pemukulan. Salah satu korban kemudian membuat laporan polisi ke Polsek Pulogadung pada 23 Februari 2026. Polisi segera melakukan penyelidikan, memeriksa saksi, serta mengamankan rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti.

    Kabidhumas menegaskan, dari hasil pemeriksaan diketahui tersangka JMH adalah warga sipil dan tidak memiliki kaitan dengan institusi Polri.

    “Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan bukan anggota Polri. Kami tegaskan tidak ada keterlibatan personel kepolisian dalam peristiwa ini. Tersangka telah diamankan dan saat ini diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur,” jelasnya.

    Ia memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu pasang pelat nomor kendaraan, satu unit mobil Toyota Vellfire, rekaman video penganiayaan, serta pakaian korban.

    “Tindakan kekerasan terhadap masyarakat tidak dapat dibenarkan. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu. Proses penyidikan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kabidhumas.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 6 bulan atau denda paling banyak sebesar Rp50 juta, dan/atau Pasal 471 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak sebesar Rp10 juta.

    Kabidhumas juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara kepada kepolisian. Jika menemukan kejadian serupa, segera laporkan melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

  • Kapolres Metro Depok Ganjar Penghargaan Warga dan Anggota yang Gagalkan Aksi Tawuran di Cipayung

    Depok, 24 Februari 2026 – Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, memimpin upacara pemberian penghargaan kepada anggota Polres Metro Depok dan masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, serta integritas luar biasa dalam membantu tugas-tugas kepolisian.

    Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan menggagalkan dan menangkap sejumlah remaja yang hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Rawasari 2, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Aksi cepat dan sigap tersebut dinilai telah mencegah potensi gangguan kamtibmas yang dapat membahayakan keselamatan banyak orang.

    Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar formalitas atau penghormatan simbolik, melainkan bentuk pengakuan institusi atas nilai keteladanan, komitmen, dan pengabdian yang sungguh-sungguh.

    “Ini adalah bukti bahwa kinerja luar biasa tidak akan pernah luput dari perhatian. Setiap usaha terbaik yang saudara-saudara berikan, sekecil apa pun itu, memiliki arti besar bagi institusi,” tegasnya.

    Adapun para penerima penghargaan yakni:

    AIPTU Bambang Prasetyo Utomo

    Bapak Idrus

    Saudara M. Fikri Hidayat

    Saudara Fachry Nuryadin

    Saudara Muhamad Syahir R.

    Saudara Ihcsan Noor Fadillah

    Mereka dinilai telah menunjukkan keberanian, ketulusan, dan rasa tanggung jawab tinggi dalam menggagalkan aksi tawuran tersebut. Kapolres menyebut tindakan tersebut sebagai cerminan nyata semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan keberanian untuk bertindak benar demi menjaga keamanan lingkungan.

    “Aksi masyarakat seperti ini patut kita jadikan contoh. Ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama menjadi benteng kuat dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

    Kapolres juga mengajak seluruh anggota Polres Metro Depok untuk menjadikan momentum ini sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja, kedisiplinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.

    Selain itu, keberhasilan tersebut tidak lepas dari pembinaan dan penggalangan yang telah dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh Bhabinkamtibmas atas nama AIPTU Bambang Prasetyo Utomo, yang dinilai konsisten membangun kemitraan dengan masyarakat.

    Mengakhiri amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan.

    “Semoga saudara-saudara tetap rendah hati, konsisten, dan terus menjadi teladan bagi masyarakat. Mari kita jaga semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme demi mewujudkan Polres Metro Depok yang semakin humanis, empati, responsif, dan terbuka,” pungkasnya.

  • Brimob Polda Metro Jaya Berbagi Takjil, Pengguna Jalan di Ciputat Sambut Hangat

    Tangerang – Menjelang waktu berbuka puasa, SatBrimob Polda Metro Jaya turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat di kawasan RE Martadinata, Ciputat, Senin (23/2/2026). Kegiatan sosial tersebut menyasar warga sekitar serta para pengguna jalan yang masih beraktivitas di sore hari.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan pembagian takjil merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. “Ramadhan menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kehadiran Brimob tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang dirasakan langsung manfaatnya,” ujarnya.

    Menurutnya, kegiatan serupa rutin dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Brimob dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus membangun kepercayaan publik. Interaksi humanis di ruang publik dinilai mampu menciptakan rasa aman serta mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

    Pembagian takjil berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran personel Brimob di tengah aktivitas warga menjelang berbuka puasa turut menghadirkan suasana yang aman dan kondusif.

    Polri mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan, khususnya saat beraktivitas di jalan raya menjelang waktu berbuka. Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan.

  • Tiga DPO KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura, Satgas Damai Cartenz 2026 Ungkap Rangkaian Kasus Berat

    Tiga DPO KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura, Satgas Damai Cartenz 2026 Ungkap Rangkaian Kasus Berat

    Yahukimo – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memindahkan tiga tersangka kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo ke Jayapura pada Senin, 23 Februari 2026, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polda Papua. Ketiganya merupakan daftar pencarian orang (DPO) dan diketahui sebagai tokoh dalam jaringan KKB yang selama ini beroperasi di wilayah tersebut.

    Ketiga tersangka tersebut adalah Homi Heluka, Enage Hiluka, dan Kotor Payage alias Kotoran Giban. Sebelumnya, mereka diamankan di Yahukimo dan selanjutnya diberangkatkan ke Jayapura dengan pertimbangan keamanan, dikawal ketat oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 guna mengantisipasi segala bentuk gangguan selama proses pemindahan.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa ketiga tersangka diduga kuat terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari pembakaran, pengerusakan, penganiayaan berat hingga pembunuhan.

    “Pada hari ini kami telah mengirimkan tiga tersangka dari Yahukimo ke Jayapura. Mereka merupakan DPO dan tokoh kelompok kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo. Pengiriman dilakukan dengan alasan keamanan untuk proses hukum lebih lanjut di Polda Papua,” ujar Yusuf (23/2/26).

    Ia merinci, Homi Heluka terlibat dalam penembakan anggota Brimob pada 2022, pembakaran mobil Satbinmas pada Januari 2025, pembunuhan para pendulang pada 7 April 2025, penembakan anggota Kodim 1715 Yahukimo pada Juni 2025, penganiayaan dan pembunuhan pekerja pada Juni 2025, pembakaran mobil pada Januari 2026, pembunuhan Daniel Dati dan pengerusakan SMA Yapesli pada 2 Februari 2026, serta penembakan terhadap Suwono pada Februari 2026.

    Sementara itu, Enage Hiluka diduga terlibat dalam penikaman terhadap Ester Karbeka, seorang penjual pinang, pada 17 Februari 2026 serta pembunuhan Indra Guru Wardana pada September 2025. Adapun Kotor Payage alias Kotoran Giban diduga terlibat dalam percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap Suwono pada 12 Februari 2026.

    Proses pemindahan dilakukan melalui Bandar Udara Sentani, Jayapura, sekitar pukul 14.00 WIT dengan pengawalan ketat aparat gabungan Satgas. Setibanya di Jayapura, ketiga tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara TK. II Jayapura sebelum menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh tim Subsatgas Investigasi di Polda Papua.

    Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi penegakan hukum yang terukur.

    “Penanganan terhadap para tersangka dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami memastikan setiap proses berjalan dengan baik, termasuk pengamanan dan pendalaman perkara untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” tegasnya.

    Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa penyidik akan mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang melibatkan ketiga tersangka.

    “Pendalaman akan dilakukan secara komprehensif guna memastikan seluruh peran dan keterlibatan masing-masing tersangka terungkap secara jelas. Kami juga akan mengembangkan penyidikan apabila ditemukan keterlibatan pihak lain,” ujarnya.

    Hingga pelaksanaan pemindahan dan pemeriksaan kesehatan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas setiap aksi kekerasan bersenjata demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

  • Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah

    Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah

    Jawa Barat – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara puncak peringatan ulang tahun Persatuan Ummat Islam (PUI) dan doa bersama untuk bangsa di Majalengka, Jawa Barat.

    Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan soal pentingnya memperkuat sinergisitas untuk mengawal serta mendukung seluruh program Pemerintah Indonesia.

    Sigit menekankan, untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Menurutnya, hal itu adalah kunci utama guna menghadapi seluruh tantangan baik tingkat global maupun dalam negeri.

    “Harapan ke depan tentunya ayo kita sama-sama menjadi cooling system, mengingatkan jangan sampai kita dibenturkan oleh sesama anak bangsa,” kata Sigit, Senin (23/2/2026).

    Sigit mengatakan apabila masyarakat terus saling diadu domba maka pembangunan dan cita-cita menuju Indonesia Emas akan sulit berjalan lancar.

    Karenanya, Sigit mendorong agar keberagaman yang ada di Indonesia untuk terus dirawat sehingga bisa menjadi kekuatan untuk maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.

    “Sepandai-pandainya kita, sepandainya masing-masing elemen bangsa ini, namun kalau berdiri sendiri, bergerak secara ego sektoral, maka akan sulit untuk membawa satu kemajuan. Kemajuan itu bisa terjadi kalau kita semuanya rukun dan bersatu,” ujar Sigit.

    Terakhir, Sigit memaparkan bahwa, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan program prioritas Asta Cita untuk mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

    Dalam hal ini, kata dia, Polri juga telah terlibat aktif di sejumlah program prioritas pemerintah mulai dari program ketahanan pangan lewat swasembada jagung hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat SPPG Polri.

    Oleh sebab itu, Sigit meminta PUI untuk dapat membantu mengawasi hal-hal negatif di masyarakat yang berpotensi menghambat cita-cita Indonesia Emas 2045. Mulai dari judi online, pinjaman online hingga narkoba.

    “Saya harapkan PUI betul-betul ikut aktif untuk betul-betul mengawasi tiga hal tersebut karena ini menjadi ancaman generasi muda, ancaman bangsa kita. Kenapa? Kita harus berjalan sesuai roadmap untuk mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

  • Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan hukum seberat-beratnya kepada oknum Brimob Bripda MS yang diduga menganiaya pelajar di Maluku hingga tewas.

    “Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat beratnya,” kata Sigit di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).

    Sigit juga menyebut telah menginstruksikan kepada Kapolda Maluku dan Kadiv Propam untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Dalam hal ini, akan diusut dari segi pidana maupun kode etik Polri.

    Menurut Sigit, hukum tegas dan berat tersebut untuk satu tujuan, yakni memberikan rasa keadilan bagi korban.

    “Memerintahkan kepada Kapolda Kadiv Propam ambil tindakan tegas proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” ujar Sigit.

    Ia pun memastikan proses pengusutan tuntas kasus ini bakal dilakukan transparan untuk publik. “Saya minta infornasinya prosesnya transparan. Saya kira secara teknis pak Kadiv Humas sampaikan di event yang disiapkan khusus,” ucap Sigit.

    Sigit menegaskan komitmennya sejak awal terhadap seluruh personel Polri yang melakukan pelanggaran. Ia memastikan tak pandang bulu terhadap siapapun yang melakukan kesalahan.

    Untuk yang melanggar, bakal diberikan sanksi tegas. Sementara untuk yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan atau reward.

    “Dari dulu saya sudah sampaikan terhadap yang baik, kita berikan reward namun terhadap yang melanggar tentunya kita berikan (hukuman), karena kita semua sudah diatur dalam aturan,” tutup Sigit.

  • Satgas Anti Tawuran Amankan Pelaku Transaksi Obat Terlarang di Palmerah

    Jakarta – Satgas Anti Tawuran mengamankan seorang pria berinisial N (42) yang diduga hendak melakukan transaksi obat-obatan terlarang saat patroli rutin di wilayah Palmerah, Jakarta Barat pada Minggu (22/2/2026). Penindakan dilakukan ketika anggota berpapasan dengan dua orang yang menunjukkan gelagat mencurigakan pada jam rawan gangguan kamtibmas, yakni sekitar pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB.

    Dalam pemeriksaan, petugas menemukan ratusan butir obat keras tanpa izin edar. Barang bukti yang diamankan berupa 380 butir Tramadol, 79 butir Eximer, 10 butir Tyrex, satu unit handphone merek OPPO warna hitam, serta uang tunai Rp110.000 yang diduga hasil transaksi. Pelaku berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Palmerah, Jakarta Barat untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

    Wilayah tersebut diketahui kerap menjadi titik rawan tawuran antar kampung sekaligus peredaran obat-obatan terlarang. Kehadiran Satgas Anti Tawuran pada jam-jam rawan merupakan langkah preventif dan represif guna menekan potensi gangguan keamanan serta menjaga situasi tetap kondusif.

    Dir Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran obat keras illegal serta pencegahan terhadap tindak kejahatan. “Kami akan bertindak tegas, terukur, dan profesional terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum. Peran serta dukungan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari peredaran obat terlarang serta tindak kejahatan lainnya,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran obat keras ilegal. “Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional,” katanya.

  • Ditsamapta Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Sakit Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Jakarta – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Metro Jaya mengevakuasi warga lanjut usia yang sedang sakit akibat banjir di Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026) malam.

    Kegiatan tersebut dipimpin AKP Ali Hajar dan IPTU Tego Suprihatin dengan melibatkan 10 personel. Petugas menyisir permukiman warga untuk memastikan masyarakat yang sakit maupun kelompok rentan segera mendapatkan bantuan.

    Seorang lansia yang dalam kondisi sakit dievakuasi ke tempat lebih aman agar dapat memperoleh penanganan lebih lanjut. Saat banjir terjadi, ketinggian air di kawasan tersebut sempat mencapai sekitar 100 sentimeter dan kini dilaporkan mulai berangsur surut.

    Direktur Samapta Wahyu Dwi Ariwibowo Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pihaknya memprioritaskan keselamatan warga yang sakit dan lansia dalam penanganan banjir.

    “Personel kami bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang sakit dan memastikan mereka mendapatkan bantuan. Kami terus memantau situasi dan siap memberikan pertolongan apabila dibutuhkan,” ujarnya.

  • Brimob Metro Jaya Tebar Kepedulian, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    Jakarta — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim di Masjid At-Taubah Satbrimob Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Brimob untuk terus hadir secara humanis di tengah masyarakat. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa aktivitas sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri. “Ramadan menjadi ruang memperkuat empati dan kedekatan dengan masyarakat. Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang langsung dirasakan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, program kepedulian sosial, termasuk santunan kepada anak yatim, dilaksanakan secara konsisten dan tidak terbatas pada momentum Ramadan semata. Langkah tersebut dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara personel dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

    Suasana hangat tampak sepanjang kegiatan. Personel Brimob berbaur dengan anak-anak yatim dan jamaah, sementara momen penyerahan santunan menghadirkan nuansa kebersamaan yang kental. Interaksi yang terjalin mencerminkan semangat berbagi yang menjadi esensi Ramadan.

    Melalui kegiatan tersebut, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

  • Brimob Metro Jaya Gelar Kurvey di Pasar Palmerah, Implementasi Program “Bang Jasri“

    Jakarta — Personel Detasemen Gegana Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kurvey bersama Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Pasar Palmerah, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengamanan di pusat aktivitas masyarakat Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI), yaitu mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kehadiran aparat di lapangan berfokus pada stabilitas keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan pasar.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kurvey rutin menjadi strategi preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. “Pengawasan yang konsisten efektif meminimalkan potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan, khususnya di ruang publik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi,” ujarnya.

    ia menjelaskan, kegiatan serupa yang dilakukan secara berkelanjutan kerap membuahkan hasil berupa temuan pelanggaran hingga potensi tindak pidana. Menurutnya, pola pengamanan preventif terbukti mampu menekan risiko gangguan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. “Pendekatan ini tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman,” tambahnya.

    Pelaksanaan kurvey di kawasan pasar dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama pedagang dan pengunjung. Stabilitas situasi serta lingkungan yang tertata menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.