Author: restrodepok

  • Polres Tangsel Ungkap Peredaran Sabu, Ekstasi, dan Narkotika Sintetis, 5 Tersangka Diamankan

    Polres Tangsel Ungkap Peredaran Sabu, Ekstasi, dan Narkotika Sintetis, 5 Tersangka Diamankan

    Tangerang Selatan — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tangerang Selatan mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu, ekstasi, dan narkotika sintetis di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka.

    Kelima tersangka masing-masing berinisial A.S (42), R.C (26), M.A (30), S.A (32), dan S.A.S (27). Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi, yakni Pamulang, Kota Tangerang Selatan; Cilandak, Jakarta Selatan; Tanah Abang, Jakarta Pusat; Duren Sawit, Jakarta Timur; serta Tebet, Jakarta Selatan.

    Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan Satresnarkoba Polres Tangsel terhadap peredaran narkotika lintas wilayah. “Narkotika jenis sabu, ekstasi, dan sintetis ini rencananya akan diedarkan ke wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, dan sekitarnya,” kata Boy dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

    Ia menjelaskan, para tersangka menjalankan modus transaksi narkotika secara langsung atau cash on delivery (COD), serta mengoperasikan home industry produksi narkotika sintetis jenis MDMB-4en-PINACA. “Modus operandi para tersangka yakni melakukan transaksi narkotika jenis sabu dan ekstasi secara langsung atau COD, serta menjalankan home industry produksi narkotika sintetis MDMB-4en-PINACA,” ujarnya.

    Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sabu seberat 508,81 gram, narkotika sintetis MDMB-4en-PINACA dengan berat brutto 2.342 gram beserta alat pendukung produksi, 50 butir ekstasi dengan berat brutto 20,3 gram, serta 1 unit pod merek Relx berisi cairan yang diduga mengandung narkotika jenis Etomidate dengan berat brutto 28 gram.

    Boy menyebut, sabu seberat 508,81 gram tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp550 juta dan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 100 ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, narkotika sintetis jenis MDMB-4en-PINACA dengan berat brutto 2.342 gram dapat diolah menjadi sekitar 20.000 gram bibit sintetis dengan nilai ekonomi mencapai Rp20 miliar, serta berpotensi menyelamatkan sekitar 500 ribu jiwa.

    “Polres Tangerang Selatan berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika dan memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan peredaran narkotika melalui layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses 24 jam,” tegas Boy.

  • Polri Salurkan Bantuan Al-Qur’an kepada Pesantren Terdampak Banjir

    Polri Salurkan Bantuan Al-Qur’an kepada Pesantren Terdampak Banjir

    Meureudu – Polres Pidie Jaya melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an dari Polri kepada sejumlah pesantren yang terdampak bencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.

    Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di empat pesantren, yaitu Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah Gampong Jurong Binjee Kecamatan Jangka Buya, Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua, serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 200 Al-Qur’an.

    Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.

    Selanjutnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli bersama Kapolsek Jangka Buya Iptu Mustafa dan personel melaksanakan penyerahan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah. Kegiatan tersebut turut dihadiri KBO Sat Samapta Polres Pidie Jaya IPDA Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.

    Di lokasi lainnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli juga menyerahkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua yang diterima langsung oleh pimpinan pesantren, Tgk. Busyairi. Kegiatan tersebut dihadiri KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya, serta personel Polsek Bandar Dua.

    Selain itu, Polres Pidie Jaya turut menyalurkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana banjir.

    Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

    “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.

  • Patroli Dini Hari Brimob–Polres Jaktim Amankan Sajam, 11 Remaja Diduga Hendak Tawuran

    Jakarta — Patroli skala besar Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur membuahkan hasil dengan menggagalkan rencana tawuran di wilayah Jakarta Timur. Patroli cipta kondisi yang digelar sejak Senin malam hingga Selasa dini hari, 27 Januari 2026, itu menyasar sejumlah titik rawan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan.

    Saat melintas di kawasan Kramat Jati, petugas mencurigai aktivitas sekelompok remaja. Pengawasan dilakukan secara cepat dan terukur hingga kelompok tersebut dihentikan. Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan adanya indikasi kuat rencana tawuran, sehingga 11 remaja berhasil diamankan sebelum berpotensi memicu aksi kekerasan.

    Dari penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, senjata tumpul, sepeda motor, serta telepon genggam. Seluruh remaja beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan patroli rutin dilakukan sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah. “Kesiapsiagaan Brimob dilaksanakan 24 jam sebagai upaya pencegahan tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

  • Polres Gayo Lues Bangun Empat Jembatan Gantung, Warga: Dapat Menjual Hasil Kebun Ke Pasar

    Gayo Lues — Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turun langsung mendampingi warga dalam pembangunan empat unit jembatan gantung di sejumlah desa wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pascabencana banjir bandang.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., yang hadir di tengah masyarakat bersama jajaran sebagai bentuk komitmen Polri dalam membantu percepatan pemulihan akses dan aktivitas warga yang selama ini terhambat akibat rusaknya jembatan penghubung desa. Senin, (26/1/2026).

    Didampingi Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, Kapolres menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas sosial serta aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
    “Jembatan yang dibangun ini merupakan penghubung masyarakat dari perkampungan menuju kebun dan pasar,” ujar AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga.

    Di Desa Pungke Jaya, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK., bersama puluhan personel dan masyarakat setempat. Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang.

    Sementara itu, di Desa Jeret Onom, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi, S.H., dengan melibatkan personel Polres Gayo Lues dan warga desa.

    Adapun di Desa Gumpang Lempuh, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., bersama personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Selain tiga jembatan yang tengah dibangun, Kapolres Gayo Lues juga menyampaikan rencana pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa, sebagai upaya berkelanjutan hingga kondisi wilayah benar-benar pulih.

    Salah seorang warga Desa Jeret Onom, Ali Hanafiah (43), mengaku sangat terbantu dengan pembangunan jembatan tersebut.
    “Sejak jembatan rusak, kami sangat kesulitan membawa hasil kebun. Alhamdulillah, kini masyarakat bisa kembali berkebun dan membawa hasil bumi ke pasar,” ungkapnya.

    Dengan terbangunnya jembatan-jembatan gantung tersebut, diharapkan akses masyarakat kembali normal, aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lancar.

  • Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersihkan Rumah dan Mushola Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Jakarta — Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya turun langsung membantu warga terdampak banjir di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap dampak luapan Kali Ciliwung yang menggenangi permukiman warga.

    Sejak pukul 13.20 WIB, personel SAR gabungan diterjunkan ke lokasi untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga serta tempat ibadah Mushola Baiturkhoir yang terdampak banjir. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan mendukung aktivitas masyarakat pascabanjir.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri. “Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam pembersihan lingkungan maupun pemulihan pascabanjir. Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Sebanyak 25 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut, dilengkapi sarana perahu karet, skiff boat, dan perlengkapan keselamatan. Saat ini, ketinggian air di lokasi dilaporkan berada di bawah 25 sentimeter.

    Selain itu, warga terdampak juga telah menerima bantuan dapur umum dari PT Wings. Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

  • Bedah Sekolah, Kepsek: bersyukur Kepedulian Taruna Akpol

    Aceh Tamiang – Taruna Akademi Kepolisian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan Peduli Kasih Natal dalam rangkaian Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Lasitardanus) Tahun 2026. Senin, (26/1/2026).

    Taruna dan Taruni Akpol menyalurkan bantuan renovasi kepada TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang.

    Kepala TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang, Rosmawati, S.Pd., mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

    “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas peduli kasih dari Taruna-Taruni Akademi Kepolisian yang sangat membantu proses perbaikan sekolah ini,” katanya.

    Ia berharap perbaikan dapat segera selesai sehingga sekolah kembali nyaman digunakan.

    “Semoga TK Kemala Bhayangkari kembali lebih baik dan lebih nyaman untuk anak-anak belajar,” tambahnya.

    Sementara itu Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Mulyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kondisi TK Bhayangkari pascabanjir memang membutuhkan perhatian khusus agar kembali layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

    “TK ini kita lihat bersama kondisinya sangat parah pascabanjir bandang, sehingga memerlukan perbaikan demi kenyamanan anak-anak kita untuk belajar,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Taruna Akpol atas kepedulian yang diberikan.

    “Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada teman-teman dari Akademi Kepolisian atas sumbangsihnya kepada TK Bhayangkari,” pungkasnya.

  • Sentuhan Damai di Mimika: Satgas Operasi Damai Cartenz Layani Kesehatan Jemaat Gereja

    MIMIKA — Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua.

    “Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan sentuhan kemanusiaan. Kedamaian akan tumbuh ketika masyarakat merasakan kehadiran negara yang melayani dengan tulus, menghormati nilai-nilai keagamaan, dan hadir untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

    Ia menambahkan, kegiatan pelayanan di rumah ibadah menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

    Sejalan dengan komitmen tersebut, Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan kepada Jemaat Ottowgeissler Gereja Kristen Injil (GKI) Klasis Mimika pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Gereja GKI Klasis Mimika, Mile 32. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIT hingga selesai dan berlangsung aman, tertib, serta penuh kehangatan.

    Dalam kegiatan ini, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pelayanan kemanusiaan lainnya sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya jemaat gereja.

    Kehadiran aparat keamanan dengan pendekatan humanis tersebut mendapat sambutan positif dari jemaat dan tokoh masyarakat setempat. Tokoh jemaat GKI Klasis Mimika, Pdt. Samuel Yoman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan.

    “Kami melihat aparat hadir dengan cara yang sangat humanis dan penuh kasih. Pelayanan kesehatan ini sangat membantu jemaat, terutama yang memiliki keterbatasan akses. Operasi Damai Cartenz benar-benar membawa pesan damai dan kepedulian bagi masyarakat,” ungkap Pdt. Samuel Yoman.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Bakti sosial dan pelayanan kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Operasi Damai Cartenz 2026 dalam membangun kepercayaan, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menjaga Papua tetap aman, damai, dan sejahtera melalui pendekatan humanis dan berlandaskan nilai kemanusiaan.

  • Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersihkan Rumah dan Mushola Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Jakarta — Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya turun langsung membantu warga terdampak banjir di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap dampak luapan Kali Ciliwung yang menggenangi permukiman warga.

    Sejak pukul 13.20 WIB, personel SAR gabungan diterjunkan ke lokasi untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga serta tempat ibadah Mushola Baiturkhoir yang terdampak banjir. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan mendukung aktivitas masyarakat pascabanjir.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri. “Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam pembersihan lingkungan maupun pemulihan pascabanjir. Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Sebanyak 25 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut, dilengkapi sarana perahu karet, skiff boat, dan perlengkapan keselamatan. Saat ini, ketinggian air di lokasi dilaporkan berada di bawah 25 sentimeter.

    Selain itu, warga terdampak juga telah menerima bantuan dapur umum dari PT Wings. Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

  • Pimpin Upacara di SMAN 14 Beji, Wakapolres Metro Depok Tekankan Bahaya Tawuran dan Obat Terlarang

    Depok – Wakapolres Metro Depok, AKBP Akmal, menjadi Inspektur Upacara (Irup) sekaligus Pembina Upacara di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Beji, Kota Depok, pada Senin pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.(26/01/2025)

    Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta jajaran sekolah. Kehadiran Wakapolres Metro Depok disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa.

    Dalam amanatnya, AKBP Akmal menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar. Ia mengimbau agar siswa menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti tawuran antarpelajar dan tindakan bullying terhadap sesama teman.

    Selain itu, Wakapolres Metro Depok juga menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia mengajak para siswa untuk fokus pada pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta menjadi pelajar yang berprestasi dan berakhlak baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan kalangan pelajar, serta tumbuh kesadaran sejak dini akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan masa depan bangsa.

  • KAPOLRES METRO DEPOK DAMPINGI WALI KOTA DEPOK TINJAU PEMBONGKARAN STRUKTUR DIDUGA LANGGAR PERDA DI SITU TUJUH MUARA

    Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H. mendampingi Wali Kota Depok Bapak Dr. H. Sopian Suri dalam kegiatan peninjauan sekaligus pembongkaran struktur berupa tiang pancang dan tembok beton yang diduga melanggar Peraturan Daerah di kawasan Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, Kota Depok, Minggu (25/01/2026).

    Kegiatan peninjauan, pemantauan, dan pengamanan tersebut dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pembongkaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojongsari serta melibatkan unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Satpol PP.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

    Wali Kota Depok Dr. H. Sopian Suri

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H.

    Kadis SDA Provinsi Jawa Barat Bapak Dikky Achmad Sidik, S.T., M.T.

    Kadis PU Provinsi Jawa Barat Bapak Agung Wahyudi, S.T., M.T., M.M.

    Kasatpol PP Kota Depok Bapak Dede Hidayat

    Kabid Trantibum Satpol PP Kota Depok Bapak R. Moh. Agus

    Kasie Trantibum Satpol PP Kota Depok Bapak Teguh

    Kasie Pamwal Satpol PP Kota Depok Bapak Tuhanto

    Adapun personel yang dilibatkan dalam kegiatan penertiban dan pengamanan yaitu:

    Satpol PP Kota Depok sebanyak 40 personel

    TNI sebanyak 7 personel

    Polri sebanyak 45 personel

    Tim PUPR SDA Provinsi Jawa Barat sebanyak 15 personel

    Tim PUPR SDA Kota Depok sebanyak 25 personel

    Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembongkaran terhadap:

    Tiang pancang beton jogging track

    Pagar/tembok beton

    Diketahui, di kawasan Situ Tujuh Muara terdapat konstruksi jogging track beserta pagar beton yang diduga dibangun oleh pengembang perumahan Shilla at Sawangan. Konstruksi tersebut menggunakan tiang pancang beton dan diduga melanggar ketentuan pengelolaan kawasan situ serta tidak memiliki izin pembangunan yang sah. Selain itu, bangunan tersebut menjorok ke badan situ sehingga berpotensi mengurangi luasan situ dan mengganggu ekosistem lingkungan.

    Sebelumnya, Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) bersama DPUPR Kota Depok telah memberikan teguran, namun kegiatan pembangunan tetap berlanjut. Pembangunan tersebut dinilai bertentangan dengan beberapa regulasi, di antaranya:

    Perda Kota Depok Nomor 05 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.

    Perda Kota Depok Nomor 18 Tahun 2003 tentang Garis Sempadan Situ yang menetapkan jarak minimal 50 meter dari titik pasang tertinggi.

    Perda Kota Depok Nomor 09 Tahun 2022 tentang RTRW Kota Depok Tahun 2022–2042 terkait kawasan perlindungan setempat, termasuk sempadan situ.

    Wali Kota Depok sebelumnya telah melakukan peninjauan lapangan pada Sabtu, 24 Januari 2026, dan memerintahkan agar dilakukan pengecekan serta pembongkaran oleh Satpol PP bersama DPUPR. Pembongkaran dilaksanakan secara terencana untuk meminimalisasi dampak lingkungan, serta akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Depok dalam penegakan Peraturan Daerah serta memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

    Kegiatan pembongkaran pada hari Minggu dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai.